Menangis keras sembari memukul dan menendang orang lain maupun dirinya sendiri, sering dilakukan si kecil pada saat tantrum. Di saat anak sulit ditenangkan seperti ini, terkadang emosi orang tua juga ikut meledak. Cobalah tetap tenang dan berikan pelukan beruang.
"Kalau anak sampai membahayakan dirinya cobalah untuk memberikan pelukan beruang pada anak. Caranya peluklah anak dari belakang seperti beruang.
Pada saat memeluk anak, cakupi semua tubuh anak. Dengan demikian, anak tidak bisa menggerakkan tangannya untuk memukul.
Agar orang tua tidak ikut tantrum pada saat anaknya tantrum. Sebab ledakan emosi orang tua tidak akan membuat keadaan lebih baik. Jadi sebaiknya orang tua memberikan kesempatan pada anak untuk melampiaskan energinya.
"Lalu katakan kepada anak, seperti 'kamu boleh nangis kejer tapi mama nggak bakal kasih apa yang kamu mau'. Jadi orang tua harus bersikap santai untuk menghadapinya.
Psikolog keluarga Anna Surti Ariani, MPsi juga menyarankan pemberian pelukan pada anak yang menyakiti dirinya sendiri atau orang lain saat tantrum. Cara lainnya adalah dengan memegang tangan si anak.
"Kalau dia pukul orang tua kan paling kena ujung tangan terus tangannya dipegang kemudian dipeluk sama orang tua sampai dia tenang"
"Kalau dia jedotin kepalanya di tembok bisa berbahaya buat otaknya. Tapi kalau kita peluk, paling dia jedotin ke badan kita yang jauh lebih aman"
Sumber : Ayahbunda.com
