Terapi laser bisa digunakan salah satunya untuk menghilangkan tanda lahir. Lantas, bagaimana jika prosedur ini diterapkan pada anak-anak?
"Treatment laser sejak anak-anak bisa dilakukan. Sebab, prosedur ini kan secara spesifik dipancarkan ke kulit, menghancurkan chromophores tertentu dan tidak mengenai organ lain. Misalkan targetnya adalah menghancurkan tanda lahir karena pembuluh darah ya sudah, chromophores lain tidak akan kena," terang dr Suksmagita Pratidina SpKK dari Skin and Aesthetic Clinic RS Pondok Indah-Puri Indah.
Untuk keluhan tanda lahir atau birthmark biasanya dilihat setelah bayi lahir. Namun, tidak serta merta tanda lahir itu langsung dihilangkan. Sebab, tanda lahir tersebut perlu diobeservasi lebih dulu. Pasalnya, ada tanda lahir yang seiring usia bisa mengecil dengan sendirinya. Kemudian seberapa cepat bisa dilakukan terapi ini? Dilihat urgensinya. Tidak ada batasan usia tapi diperhitungkan kelebihan dan kekurangannya. Misalnya saja jika birthmark-nya berwarna kemerahan seiring betambah usia akan bersifat progresif dan lebih tebal. Jika tak segera ditangani bisa menyebabkan mata turun sehingga perkembangan anak bisa terganggu.
Saat terapi dilakukan, maka target laser yang diberikan dengan spesifik dan menarget chromophores pembuluh darah. Jika tindakan dilakukan di area mata, maka anak akan dipakaikan eye shield. Terapi laser memiliki target chromophores masing-masing, tanpa merusak chromophores lain.
Semakin tinggi panjang gelombang nanometer laser, makin panjang pula penyerapannya. Chromophores merupakan target objek pada kulit yang terbagi menjadi chromophores pembuluh darah, chromophores air, dan chromophores pigmen.
Sumber : health.detik.com
