Memerah air susu ibu (ASI) jadi solusi untuk memberikan ASI esklusif selama 0-6 bulan yang sangat direkomendasikan. Hal ini agar ibu yang harus bekerja atau ketika harus meninggalkan bayi untuk sementara, si kecil tetap bisa mendapat nutrisi terbaik dari ASI.
Untuk menyetok ASI, jika harus pergi seharian, beberapa hari sebelumnya ibu bisa memerah dan menyimpannya di kulkas atau freezer. Untuk ASI yang dibekukan memang bisa bertahan lebih lama bahkan sampai hitungan bulan.
Satu hal yang penting diingat, setelah memerah ASI jangan langsung simpan di freezer. Diamkan dulu di suhu ruang, lalu dinginkan di chiller bawah, baru setelah dingin bisa dibekukan di freezer.
Mengapa demikian? Dikutip dari KlikDokter.com, hal itu karena perubahan suhu ASI perah secara tiba-tiba dapat menyebabkan kandungan gizi di dalamnya rusak. Begitu juga saat akan mencairkan ASI perah, sebaiknya ASI beku tak langsung dikeluarkan dan dicairkan di suhu ruang biasa.
Hasil ASI yang baru selesai dipompa dapat dibiarkan sebentar pada suhu ruang apabila berencana diberikan kepada bayi atau disimpan. Air susu ibu dari kedua payudara boleh dicampur untuk disimpan asalkan diperah dalam waktu yang sama.
Source : https://www.dream.co.id/parenting/
