Pertolongan pertama apabila digigit serangga
Apabila gejala yang ditimbulkan sengatan atau gigitan serangga tersebut hanya ringan, maka efeknya bisa hilang dengan sendirinya setelah 1-2 hari. Namun Anda juga bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini sebagai pertolongan pertama.
- Langsung meninggalkan tempat tersebut untuk mencegah gigitan lanjutan.
- Jika masih ada bagian serangga yang menancap di kulit, Anda bisa mencabutnya perlahan.
- Cuci area kulit yang digigt serangga dengan air mengalir dan sabun.
- Untuk mencegah bengkak, tempelkan kompres dingin pada area kulit yang terkena gigitan.
- Apabila yang digigit serangga adalah tangan atau kaki, istirahatkan bagian tersebut dengan posisi sedikit terangkat. Anda bisa mengganjalnya dengan bantal atau benda lainnya.
- Oleskan krim yang mengandung hidrokortison 0,5% atau 1% pada area kulit yang digigit serangga.
- Anda juga bisa gunakan losion calamine atau pasta baking soda beberapa kali sehari hingga gejala gigitan serangga hilang
- Untuk mengurangi rasa gatal, mengonsumsi obat antihistamin bisa jadi pilihan.
Kapan luka gigitan serangga harus diperiksakan ke dokter?
Gigitan serangga umumnya bukanlah sesuatu yang berbahaya. Namun pada beberapa kasus, gigitan ini menimbulkan gejala-gejala yang mengkhawatirkan, sehingga perlu penanganan medis lebih lanjut.Berikut ini beberapa tanda bahwa gigitan serangga yang Anda alami perlu diperiksakan ke dokter.
- Luka yang ditimbulkan membuat Anda khawatir akan berkembang menjadi lebih parah.
- Gejala yang ditimbulkan gigitan serangga tidak juga membaik atau bahkan memburuk setelah beberapa hari.
- Serangga menggigit kulit di area dekat mata, mulut, atau tenggorokan.
- Gigitan tersebut menimbulkan bengkak dan merah yang sangat besar atau lebih dari 10 cm.
- Muncul tanda infeksi luka seperti nanah dan rasa nyeri yang amat sangat di area kulit yang digigit serangga
- Muncul gejala infeksi virus atau bakteri seperti demam, kelenjar getah bening bengkak, dan badan pegal-pegal
Sementara itu, gigitan serangga yang harus segera diperiksakan ke dokter adalah gigitan yang memicu timbulnya gejala seperti:
- Susah bernapas
- Pembengkakan pada wajah, mulut, atau tenggorokan
- Detak jantung menjadi lebih cepat dari normal
- Mual, muntah, tidak enak badan
- Pusing atau bahkan pingsan
- Sulit menelan
Cara agar tidak sering digigit serangga
Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah gigitan serangga di kemudian hari.
• Gunakan losion pengusir nyamuk
Untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dan serangga lainnya, Anda bisa menggunakan losion untuk mencegah serangga hinggap di kulit. Apabila Anda akan ke luar ke area yang sekiranya banyak serangga, oleskan losion tersebut setelah Anda memakai tabir surya di kulit.
• Pakai baju tertutup
Untuk mengurangi kemungkinan digigit serangga, Anda sebaiknya menggunakan pakaian yang tertutup saat pergi ke luar rumah. Gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan sepatu apabila harus pergi ke kebun, hutan, maupun tempat lain yang banyak serangga.
• Semprotkan bahan pengusir nyamuk ke pakaian
Anda juga dapat menyemprotkan bahan khusus antiserangga ke pakaian yang dikenakan untuk mencegah serangga hingga di tubuh Anda. Biasanya ada semprotan khusus pengusir serangga yang bisa digunakan untuk pakaian. Jangan gunakan semprotan nyamuk yang biasa digunakan untuk menyemprot ruangan.
• Pasang kelambu di tempat tidur
Memasang kemlambu di tempat tidur juga bisa membantu kulit terlindungi dari gigitan serangga. Terutama jika Anda sedang piknik atau camping di alam bebas.
• Tutup makanan dan minuman yang bisa mengundang serangga
Saat mengonsumsi makanan dan minuman di luar ruangan, terutama yang rasanya manis, pastikan untuk menutup wadahnya saat Anda tidak sedang makan atau minum agar tidak mengundang serangga untuk datang.
Source: www.sehatq.com
