Melawan keinginan untuk menggaruk di saat gatal bisa jadi perkara yang menyulitkan, apalagi jika gatal yang dialami sangat terasa. Namun, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan ini. Sebab, jika gatal-gatal semakin digaruk malah bisa semakin banyak dan parah.
Masalah ini bisa terjadi pada apa pun penyebab terjadinya gatal tersebut, baik karena gigitan serangga atau penyakit kulit tertentu.
Selain itu, menggaruk bagian gatal juga berpotensi mengundang berbagai masalah kulit lainnya yang lebih berat karena kulit yang digaruk menjadi mudah lecet, merah, atau iritasi.
Untuk mengetahui penyebab mengapa menggaruk kulit yang gatal malah bisa memperparah kondisinya sekaligus cara menghilangkan rasa gatal yang bisa dilakukan, mari kita simak penjelasan berikut ini.
Alasan gatal-gatal semakin digaruk semakin banyak
Cara menghilangkan rasa gatal dengan digaruk memang dapat menjadi solusi jangka pendek. Akan tetapi, rasa gatal akan kembali setelahnya, bahkan bisa jadi lebih kuat dari sebelumnya. Kondisi gatal-gatal semakin digaruk semakin banyak dan parah dinilai berkaitan dengan senyawa kimia atau neurotransmitter yang dinamakan serotonin.
Menggaruk gatal dapat menyebabkan rasa sakit ringan sehingga neuron di sumsum tulang belakang mentransfer sinyal rasa sakit, alih-alih sinyal gatal ke otak. Oleh karena itu, rasa gatal bisa terasa lega untuk sementara.
Namun, otak kemudian melepaskan serotonin untuk meredam rasa sakit. Dilansir dari Live Science, para ahli menemukan bahwa pelepasan serotonin ini juga mengaktifkan neuron tertentu di sumsum tulang belakang sehingga menciptakan lebih banyak sensasi gatal.
Maka dari itu, tidak mengherankan jika menggaruk bagian tubuh yang gatal bisa menyebabkan perasaan tersebut semakin kuat dan parah.
Penyebab dan jenis-jenis gatal
Beda penyebab, beda pula sensasi gatal yang dirasakan. Berikut adalah beberapa pemicu gatal dan sensasi yang diciptakannya.
- Salah satu penyebab gatal yang paling utama adalah alergi. Kondisi ini terjadi saat sistem kekebalan tubuh mengeluarkan histamin ketika terpapar alergen penyebab gatal. Cara menghilangkan rasa gatal akibat alergi bisa dilakukan dengan menghindari pemicu alergi dan pemberian obat antihistamin.
- Selain itu, ada juga rasa gatal yang berasal dari masalah sistem saraf, seperti herpes zoster atau stroke. Saat mengalaminya, Anda mungkin merasa mati rasa dan kesemutan bersamaan dengan gatal.
- Lain halnya jika Anda menderita psoriasis. Sensasi gatal yang diciptakan oleh penyakit ini lebih terasa seperti terbakar atau panas di kulit.
- Ada juga gatal yang disebabkan oleh beberapa jenis obat. Salah satu contohnya adalah obat malaria yang dapat menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh.
Apa pun alasannya, penting untuk tidak menggaruk terlalu sering dan kasar karena dapat menyebabkan sejumlah komplikasi.
Komplikasi yang bisa terjadi jika sering menggaruk gatal
Selain gatal-gatal semakin digaruk semakin banyak, berikut adalah sejumlah kondisi kulit lainnya yang bisa terjadi jika Anda sering menggaruk.
- Kulit mengalami penebalan
- Kulit yang digaruk menjadi mudah lecet
- Kulit mudah merah saat digaruk dan mengalami perubahan warna
- Kulit menjadi kasar
Selain itu, infeksi dan jaringan parut juga bisa terjadi jika Anda sering menggaruk gatal. Meski jarang terjadi, ada pula kemungkinan gatal digaruk menjadi memar. Hubungi dokter jika kulit gatal terasa lembek saat disentuh, mulai berbau, atau mengeluarkan nanah.
Source : https://www.sehatq.com/
