Masalah kulit ini sering terjadi pada bayi. Hal-hal di bawah ini perlu Bunda ketahui.
Jerawat
Kapan muncul? Dalam 30 hari pertama kehidupan bayi.
Penyebab? Adanya pengaruh hormon dari Bunda, sehingga kelenjar minyak bayi menjadi aktif. Jerawat bayi akan menghilang dengan sendirinya, seiring dengan berkurangnya kadar hormon Bunda kepadanya.
Gejala? Kelainan kulit mirip jerawat pada umumnya.
Yang harus dilakukan? Bersihkan wajah bayi Bunda dengan sabun saat mandi.
Perlukah ke dokter? Pada umumnya, tidak diperlukan pengobatan khusus. Bila setelah 1 bulan gejala masih menetap, segera berkonsultasi ke dokter kulit.
Biang Keringat (Keringat Buntet)
Kapan muncul? Di usia berapa pun.
Penyebab? Keringat yang berlebih dan sumbatan di saluran kelenjar keringat. Biasanya, hal ini terjadi karena cuaca (suhu panas), lembap, sirkulasi udara di dalam rumah kurang baik, serta si kecil mengenakan pakaian yang tebal, ketat, dan tidak menyerap keringat.
Gejala? Timbul bruntus-bruntus merah di dada, punggung, atau wajah (dahi dan hidung) yang terasa amat gatal.
Yang harus dilakukan?
- Mandi dengan sabun, lalu keringkan dengan baik.
- Bila keringat buntet masih ringan, oleskan bedak kocok yang berefek mendinginkan dan bisa mengurangi gatal. Bedak kocok ini bisa diperoleh di apotek.
- Setiap kali habis beraktivitas dan berkeringat banyak, lap badannya dengan handuk basah dan dikeringkan.
- Pakaikan baju dengan bahan yang mudah menyerap keringat (misalnya, katun), nyaman, dan tidak terlalu ketat.
- Perbaiki sirkulasi udara dalam ruangan, agar tidak lembap dan panas.
Perlukah ke dokter? Bawalah ke dokter, bila kelainan kulit bertambah luas dan merah. Biasanya, anak akan mendapat krim untuk mengurangi kemerahan dan gatal.
Sumber : parenting
