PUREKIDS

Penyebab Nafsu Makan Anak Jadi Berlebihan

Erni Wulandari 1 menit baca
Penyebab Nafsu Makan Anak Jadi Berlebihan

Perut anak seperti terbuat dari karet, ia hampir tidak berhenti makan.

Perut anak seperti terbuat dari karet, ia hampir tidak berhenti makan. Sepertinya ia tidak pernah merasa kenyang. Kenapa ya Bunda ? Bunda dianggap tak memberi anak makan yang cukup dan layak sampai-sampai ia tampak selalu lapar. Tidak usah malu Bunda ini memang termasuk dalam masalah prilaku makan yang umum dialami anak, terutama ketika ia memasuki usia sekolah.

Penyebabnya antara lain :

* Orang tua kerap menghukum anak dengan makanan, misalnya tidak memberikan makan juka anak bermasalah. Pengalaman ini akan membuat anak ketakutan dan selalu merasa lapar dan pada akhirnya ia berusaha untuk makan kapanpun ada kesempatan.

* Pelampiasan masalah, misalnya ketika anak bermasalah dengan teman, menghindari kewajiban atau akibat selalu di tuntut untuk menghabiskan makanan. Seperti yang Bunda tahu, beberapa jenis makanan memang bersifat menenangkan sehingga beberapa orang kerap menggunakan makanan sebagai sarana pereda stres.

* Bunda selalu menyediakan banyak makanan di rumah yang mudah diakses oleh anak. Dampak paling mengkhawatirkan dari kondisi ini adalah jika anak mengalami obesitas. Sebelum masalah makan ini berujung pada masalah berat badan, Bunda harus mengatasinya dengan cara-cara berikut :

  • Buat jadwal makan teratur untuk anak, yaitu : 3 kali makan lengkap dan 2 kali makan selingan (snack) perhari. Di luar waktu yang telah di tetapkan tersebut, si kecil tidak boleh ngemil.
  • Bunda harus jadi model yang baik untuk anak dan tidak membiasakan diri makan kudapan atau jajanan sesuka hati.
  • Beri anak makenan selingan sehat sehat dan mengenyangkan misalnya potongan buah atau sayur rebus. Kemudian beri ia air putih, susu dan jus buah asli sebagai pengganti makanan dan minuman manis.
  • Ajak anak untuk mengalihkan perhatiannya diri makanan dengan cara bermain di luar atau berjalan-jalan.