Bayi bau tangan adalah istilah yang diberikan kepada bayi yang selalu ingin digendong. Ia dianggap bayi yang manja karena sering menangis dan tidak mau lepas dari ibunya. Mengapa demikian dan bagaiman...

Senin, 21 Juli 2025 | 14:37 WIB Penulis :
Ketika melakukan tummy time, bayi akan berusaha mengangkat kepalanya ke atas. Latihan ini bermanfaat untuk mengembangkan otot-otot tubuhnya, khususnya otot leher, dada, bahu, dan lengan. Tummy time juga dapat melatih keseimbangan tubuh bayi agar bisa segera berguling, merangkak, duduk, dan berjalan.
Selain itu, masih ada banyak manfaat lain yang diperoleh bayi dengan rutin melakukan tummy time. Manfaat tersebut adalah:
Tummy time cukup mudah dilakukan kok, Bun. Bunda bisa melakukan latihan ini setelah Si Kecil berganti popok, mandi, atau bangun dari tidur siang. Hindari melakukan tummy time setelah Si Kecil menyusu sebab bisa membuat perutnya tertekan hingga muntah.
Berikut adalah langkah-langkah melakukan tummy time yang benar:
Latihan ini bisa dilakukan selama 3 menit sebanyak 2–3 kali dalam sehari. Seiring bertambahnya usia Si Kecil, waktu latihan bisa diperpanjang hingga total 20–30 menit sehari. Biasanya ini bisa dicapai di saat ia berusia 4 bulan.
Di awal sesi tummy time, Si Kecil mungkin saja bisa menolak dan rewel. Namun, tetap lakukanlah latihan ini dan kurangi waktunya menjadi 1–2 menit setiap sesinya. Lambat laun, ia akan terbiasa dan justru menyukai aktivitas ini.
Ketika berusia 3–4 bulan, bayi biasanya sudah bisa mengangkat dada saat tengkurap, menyangga dirinya dengan siku, dan menendang-nendangkan kakinya. Pada usia ini, Si Kecil mungkin tak sengaja akan terguling, lalu berbaring telentang. Itu semua normal dan tidak perlu dikhawatirkan, ya, Bun.
Setelah menginjak usia 5–6 bulan, lengan, bahu, dan punggung Si Kecil akan jauh lebih kuat. Pada usia ini, Si Kecil sudah mulai bisa menggeser badan dengan perutnya dan berusaha bergerak ke depan maupun ke samping.
Pastikan Bunda selalu mengawasinya ketika melakukan tummy time dan tidak meninggalkannya sendiri. Jika Si Kecil terlihat mengantuk, segera baringkan ia di tempat tidurnya. Membiarkan bayi tidur dengan posisi tengkurap dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.
Tummy time bisa menjadi momen untuk mengembangkan kemampuan fisik dan mempererat hubungan ibu dan bayi. Jadi, jangan sampai Bunda melewatkannya. Namun, jika Si Kecil terlahir prematur, memiliki kebutuhan khusus, atau memiliki penyakit asam lambung, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum melakukan tummy time.
Source :alodokter.com
Bayi bau tangan adalah istilah yang diberikan kepada bayi yang selalu ingin digendong. Ia dianggap bayi yang manja karena sering menangis dan tidak mau lepas dari ibunya. Mengapa demikian dan bagaiman...
Pada setiap perkembangan bayi, mereka akan menunjukkan gejala percepatan pada pertumbuhan fisik dan perkembangan mentalnya. Hal ini pun sering dikenal dengan sebutan growth spurt dan wo...
Pemilihan bahan dan pembuatan MPASI untuk bayi rasanya kurang lengkap bila tidak disertai dengan cara menyimpan yang tepat. Sebaik apa pun kualitas bahan yang dipilih dan sehebat apa pun teknik pemasa...
Masih ingat jelas, saat saya kecil dulu, ibu memperlihatkan tiga bungkusan kain kasa berisi sesuatu berwarna coklat dan kering. Itu adalah tali pusar kami bertiga, saya dan adik-adik. Fast forw...
WhatsApp ×