Selain memilih menu MPASI yang tepat, kebersihan peralatan MPASI juga tak boleh luput dari perhatian Bunda. Jika ini terabaikan, MPASI bisa saja terkontaminasi virus dan bakteri yang dapat membuat Si ...

Selasa, 30 September 2025 | 17:18 WIB Penulis :
SIDS umumnya terjadi saat bayi sedang tidur akibat tidak mendapatkan cukup oksigen. Hal ini bisa dipicu oleh beragam faktor, mulai dari posisi tidur bayi hingga kondisi fisik bayi yang belum mencapai tahap perkembangan tertentu atau memang lemah karena suatu kondisi bawaan.
Berikut adalah sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya SIDS pada bayi:
1. Tidur bersama bayi di ranjang atau sofa yang sama
Tidur bersama bayi di ranjang atau di sofa yang sama bisa meningkatkan risiko SIDS. Pasalnya saat tidur, Anda bisa saja bergeser, berbalik badan, dan menimpa bayi Anda tanpa disadari. Karena tubuh bayi yang mungil, tekanan kecil saja sudah bisa mengganggu kemampuannya untuk bernapas.
2. Bayi tidur dalam posisi tengkurap
Adanya penekanan pada saluran pernapasan saat posisi tengkurap menyebabkan bayi sulit bernapas dengan normal, sehingga mengakibatkan suplai oksigen ke otak menjadi berkurang. Pada kondisi ini, risiko terjadinya SIDS akan jauh lebih besar jika bayi belum memiliki kemampuan untuk kembali telentang dari posisi tengkurap.
3. Kondisi saat hamil dan lahir
Bayi yang lahir prematur atau yang memiliki berat badan lahir rendah juga berisiko mengalami SIDS. Pada kedua kondisi ini, sistem saraf bayi belum sepenuhnya matang saat lahir. Akibatnya, kemampuan otak untuk mengontrol proses bernapas secara otomatis belum sempurna.
Selain itu, bayi yang lahir dari ibu berusia kurang dari 20 tahun atau tidak melakukan kontrol kehamilan dan memiliki riwayat keluarga yang meninggal karena SIDS juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami SIDS.
4. Paparan zat berbahaya
Bayi yang terpapar asap rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang selama dalam kandungan maupun setelah lahir juga jauh lebih berisiko mengalami SIDS.
Hal ini karena zat-zat dari ketiga bahan tersebut dapat memengaruhi perkembangan otak bayi, sehingga setelah lahir respons bernapas maupun bergerak bayi lebih lemah dari seharusnya.
Selain faktor-faktor di atas, bayi yang masih berusia di bawah 4 bulan, mengalami infeksi saluran pernapasan, atau mengalami kepanasan saat tidur juga lebih berisiko untuk mengalami SIDS.
Untuk mencegah SIDS pada bayi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Berikut adalah beberapa di antaranya:
SIDS atau kematian bayi mendadak memang mengerikan. Oleh karena itu, antisipasi dan cegah kondisi ini sebisa mungkin. Bila perlu, tanyakan kepada dokter mengenai cara terbaik untuk mencegah SIDS, sesuai kondisi bayi Anda.
Source : alodokter.com
Selain memilih menu MPASI yang tepat, kebersihan peralatan MPASI juga tak boleh luput dari perhatian Bunda. Jika ini terabaikan, MPASI bisa saja terkontaminasi virus dan bakteri yang dapat membuat Si ...
Menjemur bayi baru lahir di bawah sinar matahari pagi sudah jadi umum yang biasa dilakukan. Namun tahukah Anda bahwa menjemur bayi tidak bisa sembarang cara? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan a...
Beberapa orang memuji karena ibu hamil pun berhak merasa dan tampil cantik, sementara yang lain mengkritik karena risiko jatuh lebih besar, sehingga dapat membahayakan ibu dan bayi. Sepatu bertum...
Idul Fitri tinggal menghitung hari. Mudik Lebaran bersama keluarga ke kampung halaman sambil membawa anak, akan lebih nyaman kalau kita tahu tipsnya. Membawa anak kecil di bawah usia 10 tahun untuk...
WhatsApp ×