Tenggang Rasa Adalah: Memahami Empati dan Toleransi Tenggang rasa adalah kemampuan untuk memahami dan menghargai perasaan, pikiran, dan pengalaman orang lain. Ini melibatkan kemampuan untuk mene...
Jumat, 20 Mei 2016 | 09:56 WIB Penulis : Erni Wulandari
Setelah semakin besar, sebagian anak memang tidak mau terikat di stroller atau pun car seat karena menganggap hal itu membatasi kebebasannya. Karena terikat, ia merasa gerakannya terbatas dan tidak leluasa. Wajarlah bila anak menolak.
Sebagai gantinya, Anda bisa mengajak ia berjalan kaki, meski hal itu tak bisa Anda lakukan ketika sedang terburu-buru. Sementara di mobil, tentu
saja tak ada tawar-menawar lagi. Tunjukkan kepada anak bahwa sama seperti Anda yang secara otomatis memasang sabuk pengaman, ia harus
melakukan hal serupa dengan car seat-nya. Dengan bahasa yang sederhana, jelaskan bahwa ia harus duduk di car seat demi keamanan dirinya.
Agar tak terlalu menyadari bahwa ia ‘terikat’, coba sibukkan ia selama perjalanan. Inilah caranya:
* Bawa benda favoritnya, seperti boneka beruang untuk diajak mengobrol, atau bantal Sponge Bob untuk menemaninya sepanjang perjalanan di mobil.
* Ajak ia bernyanyi dengan mengikuti lagu-lagu anak yang Anda putarkan bagi anak.
* Setel CD cerita yang membuat ia asyik menyimak.
Bila anak gembira, perjalanan akan terasa lebih singkat. Ia pun tak lagi resah karena terikat di car seat.
Tenggang Rasa Adalah: Memahami Empati dan Toleransi Tenggang rasa adalah kemampuan untuk memahami dan menghargai perasaan, pikiran, dan pengalaman orang lain. Ini melibatkan kemampuan untuk mene...
Kerontokan rambut anak bukan hanya dipicu ketidakcocokan pemakaian produk tata rambut Rambut rontok bukan hanya masalah bagi orang dewasa dan lansia. Bayi dan anak-anak pun bisa mengalaminya. Jika ...
Di Indonesia, kasus cacar air (chicken pox) biasanya sering muncul pada musim pancaroba, atau peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus varicella&ndas...
Maraknya kasus vaksin palsu membuat banyak orang cemas akan dampak yang ditimbulkannya. Dikutip dari pembicaraan bersama dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc-VPCD, ia merangkum beberapa dampak vaksin palsu pad...
WhatsApp ×