Mengigau merupakan proses vokalisasi yang disebabkan oleh penyerapan emosi yang sangat kuat dan telah tertanam di alam bawah sadar anak. Mengigau seringkali dianggap sebagai gangguan tidur, karena ...
Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:38 WIB Penulis :
Cuaca yang kian berganti-ganti membuat tubuh harus menyesuaikan diri dengan suhu sekitar dalam waktu yang cepat. Ditambah lagi, perubahan cuaca juga bisa memengaruhi kualitas air yang kita gunakan sehari-hari.
Pada cuaca kering dan panas, air cenderung menjadi lebih keruh. Udara yang kita hirup juga mengandung lebih banyak debu dan kotoran yang bisa memberikan efek buruk bagi tubuh.
Sementara saat sering hujan, air jadi lebih mudah terkontaminasi mikroorganisme jahat. Itulah alasannya, cuaca yang tidak menentu dapat membuat daya tahan tubuh melemah dan lebih mudah terserang penyakit.
Daya tahan tubuh yang kuat bisa melindungi anak dari virus, bakteri, jamur, serta parasit penyebab penyakit. Supaya daya tahan tubuh Si Kecil tetap terjaga dan mampu melawan berbagai penyakit, berikut ini adalah langkah yang bisa Bunda lakukan:
1. Biasakan anak untuk menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan merupakan cara efektif untuk mencegah serangan penyakit. Ajari Si Kecil untuk menjaga kebersihan dirinya dengan mandi secara rutin, menggunting kuku, dan menggunakan alas kaki saat keluar rumah.
Tidak kalah penting, biasakan Si Kecil mencuci tangan, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menyentuh hewan, setelah menggunakan toilet, serta setelah batuk atau bersin. Bunda juga perlu menjaga kondisi rumah selalu dalam keadaan bersih dari debu dan tidak lembap, terutama kamar tidur dan ruang bermain anak.
2. Ajak anak untuk rutin berolahraga
Tidak hanya membuat otot dan tulang menjadi lebih kuat, rutin berolahraga juga terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. Oleh karena itu, ajak Si Kecil untuk rutin berolahraga minimal 60 menit dalam sehari dan jadilah contoh yang baik untuknya.
Bunda tidak perlu mengajaknya ke gym. Cukup ajak Si Kecil aktif bergerak, misalnya dengan bermain basket, berenang, atau sekadar bermain kejar-kejaran. Bila mau, Bunda juga bisa mengajarinya sit-up atau push-up untuk melatih kekuatan otot.
3. Pastikan anak tidur dengan cukup
Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk bisa menurunkan produksi sitokin yang berperan sebagai penangkal infeksi dan radang. Oleh karena itu, pastikan Si Kecil cukup tidur, ya, Bunda. Waktu tidur ideal untuk anak usia 3–5 tahun adalah 10–13 jam per hari, sedangkan untuk anak usia 6–13 tahun adalah 9–11 jam per hari.
4. Berikan anak makanan bernutrisi
Nutrisi dalam makanan dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh anak, terutama ketika cuaca sedang tidak menentu. Jika Si Kecil masih bayi, pastikan ia mendapatkan ASI eksklusif.
Jika Si Kecil sudah bisa makan, pastikan ia mendapat asupan buah dan sayur yang berwarna-warni. Vitamin pada buah dan sayur, seperti vitamin A dan E, memegang peranan penting dalam menangkal berbagai penyakit.
Selain itu, Bunda juga bisa memberikannya susu sebagai tambahan. Pilihlah susu yang mengandung nutrisi lengkap, mulai dari lemak, khususnya asam lemak omega-3 dan omega-6, protein, prebiotik, hingga vitamin dan mineral yang baik untuk daya tahan tubuh anak.
Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam susu telah terbukti dapat meningkatkan kekuatan sistem imun anak dalam melawan atau mencegah penyakit. Selain itu, prebiotik, seperti inulin, FOS, dan GOS, juga dipercaya dapat menghindarkan anak dari berbagai macam penyakit pencernaan, terutama infeksi pencernaan.
Agar Si Kecil tidak bosan, Bunda bisa mencoba berkreasi untuk menyajikan hidangan yang menarik bagi Si Kecil setiap hari, dengan mengombinasikan berbagai jenis makanan sehat.
Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan bahan makanan, air untuk masak, peralatan memasak, serta peralatan makan yang digunakan anak. Pastikan juga sumber air minum serta air untuk mandi dan mencuci di rumah terjaga kebersihannya.
Cuaca yang berubah-ubah memang bisa mendatangkan beragam penyakit. Supaya anak tidak gampang sakit saat cuaca tidak menentu, jaga daya tahan tubuhnya dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup dan mengajari kebiasaan yang sehat. Namun, bila Si Kecil masih juga gampang sakit atau sulit sembuh bila sakit, sebaiknya konsultasikan ke dokter ya, Bunda.
Source : Alodokter.com
Mengigau merupakan proses vokalisasi yang disebabkan oleh penyerapan emosi yang sangat kuat dan telah tertanam di alam bawah sadar anak. Mengigau seringkali dianggap sebagai gangguan tidur, karena ...
Moms, aktivitas-aktivitas ini juga membuat hubungan Anda dan anak semakin dekat. 1. Lomba Menghias Kue Menghias kue bisa menjadi salah satu cara menghilangkan rasa bosan. Moms bisa membu...
Ternyata rambut si kecil yang kusut tidak hanya menyebabkan rasa sakit pada kepala si kecil saat disisir tetapi juga membuat waktu yang terbuang cukup banyak. Bayangkan saja ketika pagi hari si kecil ...
WhatsApp ×