5 Tips Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Anak

Senin, 30 Maret 2026 | 16:05 WIB Penulis :


Melalui kegiatan ekstrakurikuler, kecerdasan alami serta bakat anak bisa dikembangkan lebih jauh. Namun, memilih kegiatan sekolah anak juga gampang-gampang susah. Dari sekian banyaknya pilihan, ibu sebaiknya memilih kegiatan yang paling tepat dan sesuai bagi Si Kecil. 5 tips di bawah ini mungkin bisa menjadi panduan bagi ibu untuk menentukan pilihan:

1. Jangan Beri Kegiatan Akademis Lagi

Sampai saat ini, masih banyak orangtua yang menganggap bahwa les privat atau bimbingan belajar itu termasuk dalam kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ini dianggap sangat berguna dan edukatif bagi anak. Memang benar sih, memberi les tambahan dapat membantu anak agar lebih mengerti pelajaran di sekolah. Tapi, coba ibu pikirkan dampaknya. Anak yang sudah hampir setengah harian belajar akademis di sekolah tentunya akan merasa bosan jika harus belajar lagi melalui les tambahan di rumah. Jadi, sebaiknya pililhlah kegiatan tambahan lainnya di luar bidang akademis, yang lebih seru dan menyenangkan bagi anak.

2. Kegiatan yang Lebih Banyak Praktek

Kiat lainnya bagi ibu yang ingin memilih kegiatan sekolah anak, yaitu pilihlah kegiatan yang lebih banyak praktek daripada teori. Selama belajar di sekolah, anak biasanya lebih banyak berperan pasif, yaitu hanya duduk rapi, mendengarkan penjelasan dari guru, dan mengerjakan latihan. Begitulah metode yang masih dilakukan di banyak sekolah, yaitu metode belajar satu arah. Nah, dengan memberikan Si Kecil kegiatan yang lebih banyak praktek, ia jadi bisa mencoba sesuatu sesuai dengan kreativitasnya dan mengekspresikan dirinya.

3. Sesuaikan dengan Minatnya

Cara terbaik dalam memilih kegiatan tambahan untuk anak adalah dengan menyesuaikan dengan minat Si Kecil. Perhatikan kegiatan apa yang paling menarik dan sering dilakukan olehnya. Sebagian anak sudah menunjukkan minat atau bakatnya sejak kecil, tapi ada juga beberapa yang minatnya baru terlihat setelah menginjak usia remaja. Dengan memberi kegiatan yang sesuai dengan minatnya, anak akan lebih senang menekuninya dan skill-nya pun akan lebih mudah

4. Pilih Bidang Olahraga atau Kesenian

Bila ibu masih belum yakin dengan minat anak, ibu bisa coba memberikannya kegiatan tambahan di bidang olahraga atau kesenian. Dua bidang ini cukup menyenangkan dan dapat memberi anak banyak ruang untuk berekspresi. Kebanyakan orang dewasa juga menemukan minatnya di antara dua bidang ini. Jadi, ibu bisa mulai mengenalkan pada Si Kecil berbagai kegiatan seperti musik, menari, sepakbola, basket, dan lain-lain sejak dini agar ia pun juga bisa

5. Biarkan Anak Coba Dulu

Setelah memutuskan kegiatan ekstrakurikuler untuk anak, biarkan ia mencoba dulu kegiatan tersebut selama 1-2 bulan. Kemudian, perhatikanlah bagaimana dampak kegiatan tersebut pada perkembangan otak dan psikologisnya. Jika ternyata anak merasa tidak nyaman, jangan dipaksa, ya. Lebih baik carilah kegiatan lain yang cocok dengannya.

 

 

Source : halodoc.com

Artikel Lainnya

Kebiasaan Si Kecil dalam menggunakan diapers memang tak bisa tiba-tiba dihentikan begitu saja. Butuh waktu bagi Si Kecil untuk belajar dan beradaptasi. Sebagian besar anak dapat melewati ...

Hampir sebagian besar balita memiliki kebiasaan tertentu saat umurnya mulai bertambah. Beberapa suka memasukan benda ke dalam mulutnya, sedangkan yang lain senang menghisap jempol kapanpun ada kesempa...

Waspadai dampak pencemaran udara, kenali kualitas udara Yang Baik Anda mungkin sudah sering melihat unggahan yang menggambarkan kualitas udara dengan satuan Air Quality Index (AQI). AQI a...

Menyaksikan pesatnya pertumbuhan si Kecil dari hari ke hari memang membahagiakan ya, Moms? Namun, seiring pertambahan usianya, anak-anak akan cenderung lebih kritis. Dengan keingintahuannya yang besar...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................