Perbedaan Kehamilan Pertama dengan Kehamilan Kedua?

Selasa, 19 April 2016 | 09:29 WIB Penulis : Erni Wulandari


Kehamilan pertama seringkali ditanggapi dengan kecemasan dan kekhawatiran, kurangnya pengetahuan dan pengalaman calon ibu menjadi alasan adanya tekanan mental yang menganggu kesehatan psikis ibu hamil. Riwayat kesehatan dikehamilan pertama dapat dijadikan acuan untuk kehamilan selanjutnya, betulkah kehamilan kedua lebih mengasyikan dibandingkan dengan kehamilan pertama?

Berikut adalah perbedaan kehamilan pertama yang dirasakan oleh ibu hamil pada kehamilan kedua, diantaranya :

1. Kehamilan lebih singkat

Bagi Bunda yang sedang memasuki kehamilan kedua, seringkali merasakan kehamilanya lebih cepat. hal ini dikarenakan ibu hamil sering kali sibuk dalam merawat dan memperhatikan anak pertama sehingga keluhan di kehamilan kedua jarang dirasakan. Sehingga Bunda disarankan membuat program kehamilan, anak tidak terpaut usia yang jauh dan tidak pula terpaut dekat.

2. Perubahan fisik yang terlalu cepat di kehamilan kedua

Usia dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan kondisi kehamilan pada usia lanjut. Sehingga seringkali ibu hamil di kehamilan kedua mengeluhkan kondisi fisik yang terganggu. Perubahan fisik yang timbul lebih cepat inilah yang menyebabkan kehamilan kedua sering kali disertai dengan timbulnya resiko varises yang lebih tinggi, kenaikan berat badan yang lebih besar dari kehamilan pertama atau mengalami sakit pinggang yang lebih sering.

3. Pergerakan Bayi Lebih Cepat

Perbedaan yang sering kali dirasakan oleh ibu hamil di kehamilan anak kedua adalah pergerakan janin yang lebih cepat. Pada kehamilan pertama seringkali ibu dapat merasakan tendangan janin pada usia kehamilan lima bulan, sedangkan di kehamilan kedua akan terasa lebih awal biasanya di usia kandungan empat bulan. Hal ini dapat dihubungkan dengan pengalaman ibu dikehamilan sebelumnya yang berhubungan dengan perasaan sensitif ketika mengalami tendangan.

4. Proses Persalinan

Proses persalinan pada kehamilan pertama dapat dijadikan acuan dikehamilan selanjutnya, sehingga anda lebih bisa mengatur mental Bunda dalam mempersiapkan persalinan selanjutnya. Hal yang harus jadikan pelajaran, adalah pengalaman-pengalaman berharga anda yang menyenangkan sedangkan bagi Bunda yang mengalami pengalaman kurang menyenangkan dapat lebih piawai adalah mengatasi situasi yang membuat traumatik dan menghindarinya di kehamilan kedua.

Artikel Lainnya

Setelah si Kecil memasuki usia satu tahun, jenis minuman yang sudah dapat dikonsumsi bertambah jenisnya. Salah satunya adalah susu sapi full cream , baik dalam bentuk susu segar, susu bubuk,...

Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa saat menyusui, nyatanya banyak mom yang rindu ingin menjalankan ibadah puasa di bulan suci. Lalu bagaimana caranya mom menyusui puasa tetapi ASI bisa tetap lan...

Ruam pipi bayi adalah salah satu kondisi yang seringkali dikhawatirkan oleh Moms. Ketika terjadi, ini bisa menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada si Kecil. Lantas, apa penyebab kondisi ini dan bagaim...

Ada orangtua yang mungkin memperbolehkan pemberian jus buah untuk bayi layaknya orang dewasa. Katanya, ini supaya kebutuhan gizi bayi tercukupi dengan baik. Memang benar, segelas jus buah...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................