Defisiensi atau kekurangan vitamin D menjadi persoalan yang mengancam anak Indonesia. Selain menghambat pertumbuhan dan memicu penyakit tulang, defisiensi vitamin D juga mendorong timbulnya penyakit l...
Selasa, 14 Juni 2016 | 10:00 WIB Penulis : Erni Wulandari
Setiap Bunda pasti ingin si kecil tidak mudah sakit. Tapi Bunda tidak bisa memungkiri bahwa banyak bakteri di sekitar yang dapat menyerang daya tahan tubuhnya. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C dapat melawan aneka penyakit.
Berikut 5 makanan yang bisa membuat anak tidak mudah sakit
1.Wortel
Makanan kaya vitamin A seperti wortel dapat membantu tubuh melawan infeksi. Tekstur wortel yang halus jika direbus memudahkan si kecil untuk makan. Jika si kecil tidak mau mengonsumsinya, cobalah memasukkan wortel ke dalam campuran jus atau smoothie buah Anak di bawah usia 5 tahun hanya perlu 300 hingga 400 miligram Vitamin A setiap hari. Jangan terlalu banyak memberikan dengan cara memberinya vitamin dalam bentuk pil sebab terlalu banyak juga akan membuat anak sakit.
2.Yogurt
Bakteri baik seperti lactobacillus dalam yogurt sangat melindungi tubuh dari penyakit. Kandungan probiotik dalam yogurt juga sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaannya. Selain itu, yogurt juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap flu dan infeksi lainnya. Mama bisa memilih topping yogurt yang mengandung protein tinggi seperti kacang-kacangan.
3. Salmon dan tuna
Jenis ikan ini memiliki kandungan Vitamin D yang cukup tinggi. Selain dapat menguatkan tulang, Vitamin D sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh. Ikan salmon dan tuna yang rasanya sangat enak dan dapat diolah dengan berbagai masakan tentu disukai oleh si kecil. Selain itu, membiarkan anak bermain di bawah sinar matahari pagi juga memberikan Vitamin D padanya dan dapat menjadi cara untuk mencegah anak sakit.
4.Bayam
Bayam menjadi deretan sayuran yang banyak disukai oleh anak. Selain rasanya yang manis, bayam mengandung Vitamin E untuk melawan bakteri dan virus. Vitain E juga dapat menjaga sel-sel anak dari kerusakan. Mama bisa mengolah bayam dengan cara merebusnya atau membuatnya jadi sayur bening. Semakin cepat waktu mengolahnya, semakin banyak vitamin yang bisa didapatkan oleh si kecil.
5. Daging
Ternyata, daging juga menjadi makanan yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Kandungan Zinc dalam daging akan meningkatkan sel untuk infeksi darah putih serta membantu melawan infeksi lainnya dan menyembuhkan luka. Jenis mineral yang satu ini juga ada di dalam daging sapi maupun unggas. Pengolahan daging yang pasti disukai anak akan membuat makanan ini pasti dikonsumsi si kecil.
Sumber : Nakita
Defisiensi atau kekurangan vitamin D menjadi persoalan yang mengancam anak Indonesia. Selain menghambat pertumbuhan dan memicu penyakit tulang, defisiensi vitamin D juga mendorong timbulnya penyakit l...
Anak kecil umumnya memiliki energi yang lebih besar dibandingkan orang dewas. Itu juga yang membuat anak kecil terkadang lebih aktif dibandingkan orang dewasa. Dan ternyata, ada alasan ilmiah mengapa ...
Berikut adalah cara efektif mengajarkan anak tentang pentingnya berbagi: 1. Contoh dari Orang Tua Anak-anak belajar banyak dari melihat perilaku orang tua mereka. Menjadi contoh yang baik d...
Benarkah Operasi Amandel Mempengaruhi Imunitas Anak? Seperti kita ketahui, penyakit radang amandel sering dijumpai pada anak-anak. Orangtua tentu merasa khawatir jika anak mengalami radang amandel....
WhatsApp ×