Manfaat Ajarkan Anak Toilet Training Sejak Dini

Jumat, 06 Januari 2017 | 15:32 WIB Penulis : Erni Wulandari


Sejak 2001, Persatuan Bangsa-Bangsa mencanangkan 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia. Ini merupakan gerakan untuk mengingat kembali hak-hak dasar manusia untuk mendapatkan sanitasi yang baik. Sejalan dengan itu, mengajarkan tentang toilet sejak dini pada anak juga memiliki banyak manfaat. Berikut sebagaimana dilansir dari kidsworldkindy.com.

- Mengajak anak rutin beraktivitas di kamar mandi, selain mendekatkan hubungan orang tua – anak juga memudahkan pengajaran dasar-dasar kebersihan tubuh, seperti, menggosok gigi dan mandi sendiri.
- Semakin dini balita mengenal aktivitas ke kamar mandi, semakin cepat ia tak bergantung pada popok sekali pakai. Ini artinya, anak semakin siap untuk ke sekolah.
- Saat balita telah diperkenalkan kebiasaan ke kamar mandi, ia juga mengembangkan kemampuan mengenali sinyal tubuhnya untuk BAB dan BAK.

Fakta seputar toilet

  • 2.4 miliar orang di dunia tak mendapat akses sanitasi termasuk toilet yang baik (www.un.org)
  • 44 % pengguna toilet terbuka ada di Asia dan ini adalah angka tertinggi di dunia (UNICEF, 2012)
  • Toilet terbuka berisiko menularkan penyakit, kurang mendukung privasi, serta meningkatkan risiko pelecehan seksual.
  • 15% populasi di dunia masih terpaksa buang air besar di tempat terbuka. (Joint Monitoring Programme for Water Supply and Sanitation, Progress on Drinking Water and Sanitation: 2012, United Nations Children’s Fund and World Health Organization, New York and Geneva, 2012)
  • Tahukah Anda bila 26 liter air dibuang dalam sekali flush?
  • Setiap orang menggunakan toilet sekitar 2.500 kali per tahun dalam kondisi normal. Saat sakit, frekuensinya akan bertambah.
  • Lebih dari 7 juta orang di Amerika Serikat mengaku pernah menjatuhkan ponselnya di kloset. Masih mau membawa ponsel ke toilet?
  • Kuman dapat berpindah hingga 1,8 meter jauhnya saat Anda mem-flush kloset dan berpotensi menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, kenakan pakaian dalam kembali sebelum menyiram toilet.

Artikel Lainnya

Sekitar 15 persen anak termasuk pemalu dan lambat beradaptasi dengan suasana baru. Hal itu sebetulnya sudah bisa dilihat sejak mereka masih bayi. Di usia sekitar tujuh hingga sembilan bulan, bayi bias...

Sedikit berbeda dari pijat dewasa, pijat anak sebetulnya berupa stimulasi kombinasi antara raba dan gerak.Pijat anak bisa Moms lakukan sendiri, atau lewat layanan pijat dari tenaga kesehatan maup...

Masalah sensori mungkin kesulitan dalam menerima, mengolah, atau merespons rangsangan dari lingkungan mereka, seperti suara, cahaya, tekstur, atau gerakan. Jenis-jenis masalah sensori pada anak san...

Jakarta - Dalam satu bulan setelah dilahirkan, bayi akan melalui berbagai perkembangan. Kemampuan indera hingga motoriknya makin berkembang, Mommy. Dikutip dari Bounty, para peneliti membuktikan ba...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................