Ciri Anak Siap Sekolah

Jumat, 10 Maret 2017 | 14:57 WIB Penulis : Erni Wulandari


Psikolog Leon Hoffman MD yang juga Direktur Eksekutif Parent Child Center di New York, Amerika Serikat berpendapat bahwa ada beberapa manfaat paling penting dari prasekolah, yaitu membantu anak-anak untuk berosialisasi, mau berbagi, dan berinterkasi dengan teman dan orang dewasa.

Menerjunkan anak ke sekolah begitu saja tanpa melihat usia dan tumbuh kembangnya juga bukan langkah yang tepat. Bunda perlu memastikan terlebih dahulu kesiapan seorang anak.

Mengutip dari buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 tahun dari TigaGenerasi, disebutkan ada beberapa ciri-ciri anak siap sekolah:

Keterampilan Motorik
- Motorik kasar
  Saat si kecil sudah memiliki kekuatan dan keseimbangan dengan cukup baik. Misalnya, ia sudah bisa melompat, berdiri satu kaki, berlari hingga menendang. Sehingga ia aktif di sekolah nantinya.

- Koordinasi tubuh
  Koordinasi tubuh si kecil terutama tangan dan mata sudah berkembang dengan baik. Tujuannya agar ia bisa menjalani aktivitas di sekolah nantinya dengan lancar. Misalnya, saat bermain susun balok atau puzzle yang sederhana.

Kemampuan Sosial
- Siap lepas dari orangtua
  Anda bisa melihat apakah si kecil sudah mampu ditinggal dengan cara: pergi keluar rumah selama berjam-jam, lalu lihat reaksinya. Apabila ia tidak menangis atau merengek, pertanda ia sudah siap ditinggal di sekolah dan bermain bersama teman-temannya.

- Memiliki rasa ingin tahu
  Si kecil memiliki rasa ingin tahu yang besar, seperti bertanya-tanya tentang keadaan atau benda-benda sekitar? Jika ia sudah menunjukkan ketertarikan dan rasa ingin tahu yang besar dalam belajar dan bertemu dengan orang-orang baru, itu tandanya ia siap sekolah.

- Kenal dengan orang terdekat
  Saat si kecil sudah mampu dan bisa mengenali orang-orang terdekat, seperti anggota keluarga, saudara, bahkan teman-temannya, termasuk sudah bisa membedakan masing-masing orang.

- Tertarik kegiatan kelompok
  Jika anak Bunda sudah tertarik ikut dalam aktivitas kelompok dan selama kegiatan tersebut berlangsung tidak memerlukan bantuan Anda, maka ia sudah siap masuk sekolah.

Kemampuan Berpikir
- Mampu membedakan
  Saat ia menunjukkan kemampuannya dalam membedakan bentuk, jumlah, ukuran, warna, hingga membedakan pagi hari dan malam hari.

- Paham instruksi
  Berikan suatu intruksi seperti, ”Jangan lupa kembalikan mainannya ya, Nak.” Pastikan ia paham instruksi Bunda dan melakukannya. Hal ini penting untuk aktivitas si kecil saat di sekolah.

 

Artikel Lainnya

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik utama pada anak yang sifatnya kronis dan potensial mengganggu tumbuh kembang anak. Pada anak dikenal 2 jenis diabetes yang paling banyak dijumpai, y...

Ayah Bunda mungkin masih ingat, saat buah hati masih bayi, jam tidurnya begitu panjang. Dalam sehari-semalam bisa mencapai 16 jam per hari. Seiring pertambahan usianya, durasi tidur menjadi berkurang....

Bila Bunda ingin melihat anak bahagia di masa depan, hindari kesalahan keuangan yang kerap dilakukan oleh banyak orangtua. Berikut kiat memperbaiki kesalahan yuang di anjurkan founder LiveOlive.com ...

Fenomena ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua tentang bagaimana anak akan mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri mereka...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................