Makanan atau minuman yang menggunakan gula sebagai pemanis pasti sangat disukai oleh anak-anak. Namun sayangnya, tidak semua gula aman dikonsumsi oleh anak. Di bawah ini beberapa jenis gula berikut de...

Kamis, 27 Mei 2021 | 15:40 WIB Penulis :
Jika baju bayi tidak dicuci bersih, kulit bayi yang masih sensitif bisa iritasi. Terlebih jika itu adalah baju baru.
Meski Anda baru membelinya dan masih terbungkus rapi dengan plastik, ini bukan jaminan baju baru tersebut bersih. Baju baru biasanya masih mengandung sisa-sisa bahan kimia untuk menjaga baju bebas dari jamur dan kerutan selama disimpan di toko.
Namun, bahan kimia tersebut bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi.
Berikut langkah-langkah cara mencuci baju bayi.
Mencuci baju bayi sebenarnya tidak perlu pakai deterjen khusus. Kecuali jika kulit bayi Anda sangat sensitif, maka carilah produk deterjen yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif bayi seperti PureBB Laundry Liquid.
Deterjen apapun yang Anda pakai, sebaiknya hindari menggunakan pelembut, pemutih, dan pewangi pakaian. Biasanya produk tersebut memiliki zat kimia yang dapat membuat kulit bayi iritasi dan alergi.
Jangan pula menggunakan deterjen terlalu banyak. Terlalu banyak menuangkan deterjen bukannya akan membuatnya semakin bersih, tapi justru berisiko mengiritasi kulit bayi.
Perhatikan bila bayi mengalami batuk, bengkak pada kelopak mata dan bibir, atau gatal-gatal. Kemungkinan ini disebabkan oleh alergi deterjen.
Segera konsultasikan kesehatan bayi pada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Jangan mencampur baju bayi dengan baju orang dewasa dalam satu kali cuci. Anda harus mencucinya secara terpisah.Apalagi bila salah satu anggota keluarga memiliki penyakit kulit yang bisa menular pada bayi.
Saat semua baju kotor bayi dikumpulkan, Anda juga harus memilah kembali berdasarkan tingkat kekotorannya. Baju yang sangat kotor bernoda harus dipisahkan dari baju kotor yang tidak bernoda.
Tindakan ini guna mencegah noda baju yang kotor menempel pada baju yang lainnya.
Saat pemisahan, jangan lupa untuk membalik bahan pakaiannya (sisi dalam jadi di luar) untuk mengamankan bagian kancing, pita, atau resleting supaya tidak cepat rusak.
Tidak semua pakaian bayi dapat dicuci dengan mesin cuci. Pakaian yang berbahan tebal, seperti wol, atau sangat halus, seperti sutera, akan cepat rusak jika dimasukkan dalam mesin cuci. Sebaiknya cuci pakai tangan.
Untuk pakaian yang bernoda, rendam terlebih dahulu dalam air hangat selama 10-15 menit untuk meluruhkan noda sekaligus mematikan bakteri atau tungau yang menempel.
Mungkin Anda juga perlu menggosoknya beberapa kali supaya noda dan kotoran hilang dari pakaian.
Setelah selesai dicuci, baik itu dengan tangan atau mesin cuci, bilas baju setidaknya dua kali atau tiga kali dengan air bersih yang berbeda. Ini dilakukan agar sisa deterjen dan kotoran hilang terbawa oleh air.
Kemudian, tempatkan pakaian pada pengering dan jemur di tempat yang terkena sinar matahari.
Setelah pakaian kering, Anda boleh langsung menyetrikanya atau cukup dilipat dan disimpan di lemari. Selain baju, pelengkapan bayi lain yang menempel dengan kulitnya juga harus dibersihkan dengan benar, misalnya selimut atau seprai.
Source: hellosehat.com
Makanan atau minuman yang menggunakan gula sebagai pemanis pasti sangat disukai oleh anak-anak. Namun sayangnya, tidak semua gula aman dikonsumsi oleh anak. Di bawah ini beberapa jenis gula berikut de...
Orangtua mana yang tidak ingin anaknya sukses di masa depan? Karena alasan ini, sebagian orangtua menerapkan tiger parenting kepada si buah hati. \ Tiger parenting yang diyakini mencetak anak ya...
Berbagai Kegunaan Baby Oil untuk Bayi Berikut beberapa manfaat baby oil untuk perawatan kulit bayi: 1. Melindungi lipatan kulit Area lipatan kulit bayi rentan lecet akibat...
Ketika bayi sudah mulai makan makanan padat, maka keluhan yang biasanya dialaminya adalah sembelit. Ketika bayi sudah mulai makan makanan padat, maka keluhan yang biasanya dialaminya adal...
WhatsApp ×