Pengertian Pembekuan Sel Telur, Cek Detailnya Disini!

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:29 WIB Penulis :


Secara biologis, wanita yang menginginkan keturunan harus mempertimbangkan kehamilan lebih awal. Pasalnya, kesuburan wanita akan mulai menurun di awal usia tiga puluhan. Sayangnya, sebagian wanita tidak berada dalam situasi yang tepat untuk memulai sebuah keluarga atau belum menemukan pasangan yang tepat untuk membesarkan anak bersama. Itulah sebabnya, banyak wanita mulai mempertimbangkan metode pembekuan sel telur untuk menjaga masa subur bertahan lebih lama.

Pengawetan kesuburan adalah proses pembekuan sel telur, sperma, embrio atau jaringan reproduksi apapun yang dapat disimpan.
Pengawetan Sel Telur/ Sumber: Freepik.com

Apa itu fertility preservation?

Pengawetan kesuburan adalah proses pembekuan sel telur, sperma, embrio atau jaringan reproduksi apapun yang dapat disimpan. Sel-sel yang diawetkan tersebut dapat digunakan untuk membantu memberikan kesempatan bagi seseorang untuk mendapatkan anak di kemudian hari.

Apa itu pembekuan sel telur?

Pembekuan sel telur adalah metode untuk menjaga kesuburan seorang wanita. Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan dan membekukan sel telur untuk memungkinkan ia memiliki anak di masa depan. Saat wanita ini sudah ingin memiliki anak, sel telur yang diawetkan akan dicairkan, dibuahi, dan dipindahkan ke rahim dalam bentuk embrio untuk dipersiapkan memasuki proses kehamilan. 

Seberapa besar peluang keberhasilan pembekuan sel telur?

Berdasarkan laporan terbaru dari Human Fertilization & Embryology Authority (HFEA) di Inggris, prosedur ini memiliki tingkat kelahiran yang berhasil sebesar 26%. Tingkat keberhasilan prosedur sangat bervariasi tergantung pada usianya. Semakin dini dilakukan pembekuan telur maka tingkat keberhasilannya akan semakin tinggi. Penelitian yang dilakukan di Eropa pada prosedur pembekuan sel telur dari donor di bawah 30 tahun memiliki peluang keberhasilan antara 36-61%.

Bagaimana proses sebelum dan sesudah pembekuan sel telur?

Perawatan ini melibatkan siklus suntikan hormon harian sekitar dua minggu untuk merangsang ovarium menghasilkan beberapa sel telur. Sel telur yang didapatkan kemudian dikumpulkan, dibekukan, dan disimpan dalam tempat penyimpanan pada suhu yang sangat rendah.

Telur dapat dibuahi oleh sperma pasangannya melalui prosedur IVF (fertilisasi in vitro) atau ICSI (injeksi sperma intra-sitoplasma).
Pembuahan Sel Telur/ Sumber: Freepik.com

Telur dapat dibuahi oleh sperma pasangannya melalui prosedur IVF (fertilisasi in vitro) atau ICSI (injeksi sperma intra-sitoplasma). Selama prosedur IVF, sel telur dan sperma ditempatkan bersama dalam cawan sampai terjadi pembuahan. Sedangkan, saat ICSI dilakukan, satu sperma akan disuntikkan langsung ke dalam sel telur.

Nah, itulah beberapa hal penting yang harus kamu tahu tentang pengawetan sel telur. 

Artikel Lainnya

Yuk, Moms cari tahu dulu penyebabnya! Moms yang sudah memiliki bayi, pasti tahu bahwa kulit bayi sangat sensitif dan rentan terhadap berbagai masalah kulit. Bahkan kulit bayi yang baru la...

Baby walker sering dipilih sebagai alat belajar jalan bayi. Namun, apakah alat ini benar-benar bermanfaat untuk hal tersebut? Yuk, cari tahu faktanya Salah satu alat bantu yang sering dipilih untuk...

Siapa tak ingin rambut anaknya tumbuh tebal, hitam dan sehat? Saat anak baru berusia 1 tahun, kebanyakan orangtua sudah sibuk mengaplikasikan lidah buaya, atau bahkan kemiri agar rambut anak tumbuh de...

Dalam buku Tumbling Toddlers,  Jeff Lula, President of Fun & Fit Gymnastics Centers di California, AS,  menjelaskan bahwa jungkir balik atau koprol adalah wujud kesiapan motorik kasar da...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................