Makanan Pendamping ASI (MPASI) mulai orangtua berikan saat bayi usia 6 bulan. Pemberian MPASI sebaiknya kaya asupan nutrisi, seperti vitamin, protein, mineral, dan karbohidrat. Kandungan tersebut bisa...
Kamis, 07 Desember 2023 | 14:20 WIB Penulis :
Jakarta - Tumbung kembang bayi baru lahir memang luar biasa ya, Bun. Proses tumbuh kembang tersebut mulai dari merangkak, berdiri, dan berbicara sehingga membuat kita terpukau dibuatnya.
Seperti Bunda tahu bahwa bayi di dalam kembangan pun sudah bisa merespon dan mendengar dengan gerakan. Hal tersebut akan berkembang saat dia berada di luar kandungan. Ketika ia akhirnya lahir, ada beberapa fase tumbuh kembang bayi baru lahir yang wajib Bunda pantau dan ketahui.
Tumbuh kembang bayi memang membutuhkan beberapa indikator. Pertama adalah mengamati ukuran dan berat badan bayi.Secara resmi badan WHO menetapkan kalau bayi laki-laki yang baru lahir idealnya memiliki panjang sekitar 48 - 52 cm dan untuk berat badan sekitar 2,9 - 3,9 kg. Sedangkan untuk bayi perempuan sendiri sekitar 2,8 - 3,7 kg dan untuk panjang sekitar 41 - 51 cm.
Namun, dalam kondisi tertentu ada beberapa bobot dan panjang yang berbeda. Misalnya saja bayi yang mengalami prematur di mana berat badannya akan berkurang dibanding patokan di atas.
Dari sejak lahir, bayi sudah memiliki gerakan refleks yaitu cegukan. Gerakan ini bisa dilakukan seorang bayi dalam kondisi tertidur sekalipun. Namun, ada banyak gerakan refleks yang biasanya dialami bayi, seperti beberapa contoh ini:
Semakin berkembang motorik bayi, gerakan reflek bayi juga meningkat. Salah satunya, bayi bisa menolak makanan atau benda yang masuk ke mulutnya dengan mendorong menggunakan lidah. Bayi juga bisa merasakan geli ketika kakinya dikelitik di mana otomatis kakinya akan bergerak mundur.
Bayi baru lahir umumnya bangun setiap 2 - 3 jam sekali untuk minum ASI. Jika pun ia tertidur, Bunda wajib membangunkannya untuk asupan ASI ya. Namun, terkadang jadwal ini bisa berbeda tergantung jadwal lapar Si Kecil.
Dan, tahukah Bunda bahwa bayi baru lahir biasanya bisa mencium aroma yang dikeluarkan oleh ASI? Kalau Bunda meletakkan puting di pipi atau sudut bibir Si Kecil maka ia akan menoleh dan langsung menyusui. Kemampuan ini juga sebagai perekat hubungan antara Bunda dan Si Kecil karena ada proses skin to skin di dalamnya.
Uniknya juga bayi baru lahir juga bisa merasakan manis dan pahit. Kemampuan ini bisa dibilang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Tapi untuk rasa asin baru biasa bayi rasakan pada usia lima bulan.
Oh iya, Bun pahami juga waktu tidur Si Kecil karena pada umumnya bayi yang baru lahir akan menghabiskan kesehariannya untuk tidur. Kebiasaan tidur ini akan memakan waktu sekitar 16 - 17 jam perhari. Namun, kemampuan tidur ini bisa berlangsung selama delapan kali alias terputus-putus.
Beberapa indikator perkembangan bayi baru lahir di atas semoga bisa Bunda jadikan panduan dalam merawat dan membesarkan Si Kecil ya.
Source : https://www.haibunda.com/
Makanan Pendamping ASI (MPASI) mulai orangtua berikan saat bayi usia 6 bulan. Pemberian MPASI sebaiknya kaya asupan nutrisi, seperti vitamin, protein, mineral, dan karbohidrat. Kandungan tersebut bisa...
Cara Merawat Bayi Baru Lahir dari Kepala sampai Kaki Banyak orang tua baru yang bingung, bagaimana cara membersihkan tubuh bayi, bagaimana merawat tali pusar, dan lain-lain. Nah, berikut ini beber...
Ternyata membacakan buku sedini mungkin sangat baik untuk perkembangan si kecil loh mom. Buku seperti apa sih yang dianjurkan untuk si kecil? Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar...
Meski sudah merencanakan selang waktu kehamilan, ternyata masih bisa juga kesundulan. Berikut ini penyebabnya. 1. Salah Hitung Ovulasi Kehamilan terjadi karena adanya pembuahan dalam masa subur. K...