Melansir dari laman Healthline, ilmuwan Frans Plooij dan Hetty van de Rijt mengklaim ada pola perilaku rewel pada bayi yang bisa diprediksi. Ilmuwan yang merupakan pasangan suami istri ini m...

Kamis, 09 Januari 2025 | 17:12 WIB Penulis :
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab baby blues pada moms.
Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, seperti perubahan peran dan tanggung jawab, kelelahan fisik, kurang waktu istirahat, hingga ada kendala-kendala yang muncul selama menyusui.
Bagaimana cara mengatasinya?
Pada ibu baru, baby blues sering kali menyebabkan kondisi-kondisi seperti mudah merasa panik, cemas, mudah lelah dan letih, terjadi perubahan pola makan, perubahan pola tidur, serta sulit untuk mengelola energi.
Namun, kondisi ini sebenarnya umum terjadi dan ibu tidak perlu terlalu khawatir.
Di samping itu, ada beberapa tips untuk membantu mengatasi baby blues pada ibu menyusui, antara lain:
Salah satu cara mengatasi baby blues adalah dengan cukup istirahat. “Usahakan untuk istirahat cukup, tidak kelebihan dan juga tidak kekurangan,” jelas Rena.
Menurut jurnal ilmiah berjudul How to Cope with Baby Blues: A Case Report dalam Journal of Psychiatry Psychology and Behaviour Research, ibu yang mendapatkan cukup istirahat dan mendapatkan bantuan dari suami ketika merawat bayi, dapat menurunkan gejala syndrome baby blues.
Faktanya, makanan yang ibu konsumsi bisa memengaruhi kondisi tubuh. Agar ibu merasa sehat selalu dan keluhan baby blues, seperti mudah merasa lelah dan letih, sebaiknya selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga bisa membantu mempercepat pemulihan gejala baby blues.
Saat menyusui dan mengalami gejala kondisi ini, coba melakukan olahraga sesuai dengan anjuran dokter. Ingat, jangan pernah memaksakan diri.
Salah satu hal yang bisa memperparah kondisi depresi setelah melahirkan adalah komunikasi yang buruk dalam pernikahan.
Hal ini tentu akan menambah rasa lelah dan membuat energi ibu semakin terkuras.
Maka dari itu, salah satu cara mengatasi baby blues adalah coba menerapkan komunikasi asertif dengan suami.
Selain itu, jangan ragu untuk mengutarakan isi hati dan menyampaikan perasaan pada suami.
Hal selanjutnya adalah melakukan kegiatan-kegiatan menyenangkan. Ibu bisa menjalani hobi saat Si Kecil sedang tertidur, atau sekadar menonton acara televisi favorit.
Selain itu, ibu juga harus mengetahui kondisi fisik dan mental sendiri. Kenali batas diri dan jangan ragu meminta bantuan. Jika merasa sangat lelah, ibu bisa meminta bantuan suami, orangtua, atau orang dekat untuk membantu menjaga bayi.
Selagi mengisi waktu tersebut, pastikan ibu tidak memikirkan hal-hal yang bisa membuat semakin tertekan dan kembalilah dengan kondisi mental yang lebih baik.
6. Curhat dengan orang yang dipercaya
Berbicara dengan seseorang yang ibu percaya, entah saudara, orang tua atau teman dekat dapat meringankan emosi pada ibu.
Curhatlah dengan orang yang memahamimu dan tidak menghakimi. Sebab, ibu sebenarnya butuh mengeluarkan isi hati dan emosi yang terpendam.
Jika ibu merasa lelah dan seperti sudah tidak ada tenaga, mintalah bantuan untuk meringankan pekerjaan sehari-hari. Jangan mencoba untuk melakukannya sendiri.
Ibu bisa meminta bantuan pasangan, orang tua, atau mempekerjakan asisten rumah tangga untuk membantu tugas sehari-hari.
Jika gejala baby blues yang muncul cukup mengganggu dan parah, segera cari bantuan ahli.
Melansir dari laman Healthline, ilmuwan Frans Plooij dan Hetty van de Rijt mengklaim ada pola perilaku rewel pada bayi yang bisa diprediksi. Ilmuwan yang merupakan pasangan suami istri ini m...
Trampolin merupakan permainan yang menggunakan alat untuk bisa melompat tinggi. Ini adalah kegiatan seru dilakukan oleh semua usia, termasuk anak-anak. Namun, permainan ini memiliki resiko yang besar ...
Sodium Lauryl Sulfate atau SLS termasuk golongan anionic surfactant. Ini adalah bahan yang sering ada dalam berbagai macam produk sehari-hari sabun mandi, sampo, detergen, pasta gigi, h...
Bahaya Imunisasi Saat Bayi Flu Flu pada bayi perlu segera mendapat penanganan tepat, karena bisa menyebabkan peradangan paru-paru (pneumonia). Kondisi yang membuat bayi kesulitan bernapas. ...
WhatsApp ×