7 Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar

Kamis, 16 Januari 2025 | 15:37 WIB Penulis :


Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar

Sebelum memandikan bayi dengan spons, pastikan semua perlengkapan yang dibutuhkan mudah dijangkau. Moms juga perlu menghangatkan ruangan agar bayi tetap nyaman. Mengutip Healthline, berikut cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar:

  1. Pilih ruangan yang hangat, lepaskan pakaian dan popok bayi, lalu bungkus dengan handuk. Peralatan mandi yang disarankan meliputi bak mandi atau baskom, dua handuk dan dua waslap, sabun dan sampo bayi; popok, pakaian, dan selimut bersih
  2. Baringkan bayi di permukaan yang datar, seperti lantai, meja ganti, meja di samping wastafel, atau tempat tidur. Jika bayi tidak menyentuh lantai, gunakan tali pengaman atau selalu pegang bayi dengan satu tangan untuk memastikan bayi tidak terjatuh
  3. Buka handuk satu per satu agar hanya bagian tubuh yang akan dimandikan yang terlihat
  4. Mulai dari wajah dan bagian atas kepala bayi. Pertama-tama celupkan kain bersih ke dalam air hangat. Gunakan hanya air hangat tanpa sabun untuk langkah ini agar sabun tidak masuk ke mata atau mulut bayi. Bersihkan bagian atas kepala dan sekitar telinga luar, dagu, lipatan leher, dan mata
  5. Tambahkan satu atau dua tetes sabun ke dalam air hangat. Celupkan waslap ke dalam air sabun dan peras
  6. Gunakan air sabun untuk membersihkan bagian tubuh lainnya dan area popok. Moms perlu membersihkan bagian ketiak dan sekitar area genital. Jika bayi Moms disunat, hindari membersihkan penis agar luka tetap kering kecuali jika diarahkan lain oleh dokter bayi Moms
  7. Keringkan bayi, termasuk mengeringkan bagian di antara lipatan kulit. Kenakan popok bersih. Moms dapat menggunakan handuk dengan tudung kepala bawaan untuk menjaga kepala bayi tetap hangat saat dikeringkan. Setelah bayi kering, Moms dapat mengoleskan losion. Pastikan ia berada di permukaan yang aman. Jika bayi Moms kedinginan, Moms dapat membaringkannya di atas kulit Moms sendiri, menutupi Bunda berdua dengan selimut. Moms juga dapat mendandani bayi Bunda dan membedongnya dengan selimut.

Membersihkan dan merawat pusar bayi

Untuk membersihkan dan merawat tunggul pusar bayi yang belum puput tidak lah sulit, Moms. Pastikan tangan bersih ketika merawatnya. Berikut caranya:

  • Cuci tangan Moms sebelum membersihkan sisa tali pusar
  • Cuci sisa tali pusar dan area pusar bayi Moms dengan lembut menggunakan air dan waslap lembut. Atau Moms dapat menggunakan tangan untuk menyiramkan air, tetapi sebisa mungkin hindari menyentuh sisa tali pusar
  • Jika sisa tali pusar dan area pusar terkena ompol, bersihkan ompol tersebut menggunakan air bersih dan pembersih bayi yang lembut. Moms dapat meminta apoteker atau bidan dan keluarga untuk merekomendasikan produk jika Moms tidak yakin
  • Pastikan sisa tali pusar mengering dengan baik setelah mandi. Selain itu, sisa tali pusar akan mengering dan sembuh lebih cepat jika Moms membiarkannya terkena udara sebanyak mungkin. Usahakan untuk tidak menutupinya dengan celana plastik dan popok. Lipat popok ke bawah dan jauhkan dari sisa tali pusar jika memungkinkan
  • Jangan pernah mencoba mencabut sisa tali pusar sendiri, meskipun tampaknya sudah hampir lepas
  • Setelah tali pusar terlepas, jaga agar area tersebut tetap bersih dan kering hingga area tersebut sembuh sepenuhnya. Melipat bagian atas popok bayi Moms dapat membantu agar pusar terkena udara

Mengutip laman Stanford Children, hubungi dokter anak jika terjadi:

  • Pendarahan dari ujung tali pusar atau area di dekat kulit
  • Tali pusar yang lembap, bau yang tidak biasa, atau keluarnya cairan dari tali pusar
  • Pembengkakan atau kemerahan pada kulit di sekitar pusar
  • Tanda-tanda bahwa area pusar terasa nyeri bagi bayi

Demikian ulasan mengenai cara memandikan bayi yang belum puput tali pusar secara aman. Semoga informasi di atas dapat membantu ya, Moms.

 

Source : haibunda.com

Artikel Lainnya

Menangis sebenarnya merupakan cara utama bayi, terutama yang belum bisa berbicara untuk memberitahukan segala sesuatu yang ia rasakan dan butuhkan kepada Bunda atau Ayah. Namun, jika bayi menangi...

“Tidak semua bayi bisa memiliki rambut yang lebat, karena hal itu tergantung faktor keturunan dari kedua orangtuanya. Selain itu, rambut bayi juga hanya bertambah panjang sekitar setengah inci s...

Mengenal diri sendiri tentu merupakan hal yang baik. Sebab dengan begitu kita bisa lebih memahami jati diri kita. Tak hanya itu, mengenal diri sendiri juga dapat membantu kita melakukan refleksi...

Tanda-Tanda Bayi Mengalami Growth Spurt Melansir dari jurnal Nutrients, growth spurt bisa terjadi periode waktu singkat saat Si Kecil menunjukkan laju pertumbuhan tinggi dan berat ya...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................