Perbedaan Campak dan Cacar yang Sering Disalahpahami

Rabu, 04 Februari 2026 | 16:35 WIB Penulis :


Campak dan cacar sering disalahpahami karena sama-sama menimbulkan bintik-bintik di kulit. Namun, kedua penyakit ini memiliki penyebab, pola penyebaran, hingga bentuk ruam yang berbeda lho.

Pada campak, kondisi ini umumnya disebabkan oleh virus Morbillivirus. Sedangkan, cacar biasanya disebabkan oleh virus varicella-zoster. Nah, karena penyebabnya berbeda, penting untuk mengenali perbedaan campak dan cacar dari gejala hingga cara menanganinya.

Perbedaan Campak dan Cacar dari Gejalanya

Untuk membedakan campak (rubeola/measles) dan cacar (varicella) dengan jelas, penting untuk memperhatikan urutan munculnya gejala, bentuk dan penyebaran ruam, serta keluhan lain yang menyertai. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

Gejala Campak

Urutan munculnya gejala campak yang perlu diperhatikan:

  • Demam tinggi berlangsung selama 3–5 hari disertai batuk, pilek, dan mata merah 
  • Terkadang muncul bercak putih keabu-abuan kecil di dalam mulut
  • Muncul ruam merah di wajah kemudian menyebar ke leher, badan, hingga ke lengan dan kaki
  • Ruam campak biasanya tampak saling menempel dan terasa agak menonjol

Gejala-gejala ini bisa menetap hingga sekitar 2–3 minggu, kemudian campak bisa sembuh sendiri. Pada anak-anak, campak juga bisa menyebabkan mereka jadi lebih rewel, lesu, dan tidak nafsu makan.

Gejala Cacar Air

Sementara itu, berikut ini adalah gejala cacar air yang umumnya muncul:

  • Demam ringan yang disertai sakit kepala atau pegal linu
  • Ruam cacar air berupa bintik merah kecil yang cepat berubah menjadi benjolan gatal yang hebat dan mudah pecah
  • Ruam biasanya mulai dari dada dan punggung, lalu meluas ke wajah, kulit kepala, dan akhirnya ke seluruh tubuh
  • Tidak selalu ditandai dengan batuk, pilek, atau mata merah
  • Gejalanya bisa berlangsung hingga 1 minggu

Seperti yang sudah disebutkan, perbedaan campak dan cacar tidak hanya dari gejala saja. Cara penularan keduanya hampir sama, tetapi berbeda. Campak sendiri menular lewat percikan udara dan percikan air liur penderita, bahkan tanpa kontak langsung. Sedangkan cacar air lebih mudah menular lewat kontak langsung dengan cairan bintil atau percikan air liur.

Perbedaan Campak dan Cacar dari Cara Pengobatannya

Campak dan cacar air sama-sama penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, tetapi cara pengobatannya memiliki perbedaan. Berikut ini penjelasannya:

Pengobatan Campak

Pada campak, belum ada obat khusus yang dapat membunuh virus penyebabnya. Pengobatan yang diberikan umumnya bertujuan agar tubuh mampu melawan infeksi dan meringankan gejala. 

Biasanya, penderita campak dianjurkan untuk beristirahat cukup, memperbanyak asupan cairan, serta mengonsumsi obat penurun demam bila diperlukan. Selain itu, pemberian vitamin A sering direkomendasikan karena terbukti dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi campak, terutama pada anak-anak.

Pengobatan Cacar Air

Cacar air biasanya dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi penanganan tetap diperlukan. Sama seperti campak, perawatan suportif sangat penting, seperti istirahat, minum cukup cairan, dan mengonsumsi obat untuk meredakan demam. 

Untuk mengurangi rasa gatal, penderita dapat menggunakan lotion yang mengandung calamine atau antihistamin

Namun, pada kasus cacar air dengan gejala berat atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, dokter bisa memberikan obat antivirus untuk membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.

Dengan demikian, perbedaan utama pengobatan terletak pada ketersediaan terapi antivirus. Campak hanya ditangani dengan perawatan suportif dan vitamin A, sedangkan cacar air memiliki opsi tambahan berupa obat antivirus bila kondisi pasien dianggap berisiko tinggi.

Nah, itulah perbedaan campak dan cacar yang perlu Anda kenali. Secara umum, kedua kondisi ini memiliki perbedaan yang terletak pada penyebab virus, cara penyebaran, pola ruam, dan pilihan pengobatan. 

Campak menular lebih cepat melalui udara dengan ruam berurutan dari wajah ke bawah, sedangkan cacar air menular terutama lewat kontak langsung dengan ruam acak di seluruh tubuh. 

Pengobatan campak hanya berupa perawatan suportif ditambah vitamin A, sementara cacar air dapat ditangani dengan perawatan suportif dan opsi antivirus bila diperlukan.

Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat lebih waspada serta mampu mengenali gejala lebih cepat, Jadi, Anda bisa segera mencari penanganan medis bila diperlukan.

 

 

Source : alodokter.com

Artikel Lainnya

Perhatian positif dapat membangun gambaran tentang betapa berharganya seorang anak kelak Perhatian dari orangtua merupakan salah satu hal yang penting bagi bayi dan anak-anak, Ma. Salah satu bentuk...

Karena bersifat diturunkan, alergi besar kemungkinan diderita oleh kakak beradik. Meski begitu, sumber alerginya tidak selalu sama. Jika si kakak alergi pada udang, jangan langsung menganggap adiknya ...

Apa Itu Wonder Week Bayi? Wonder week adalah istilah yang diperkenalkan pada tahun 1992 oleh pasangan dokter asal Belanda, Frans Plooij dan Hetty van de Rijt. Wonder week menggambarkan fase lonj...

Dukung perkembangan bicara bayi dengan menghindari kebiasaan buruk ini ya, Ma Salah satu momen istimewa yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orangtua adalah ketika si Kecil pertama kali ber...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................