Siklus tidur bayi baru lahir memang masih belum teratur, dan bisa jadi dia akan begadang semalaman. Meski Bunda rela ikut begadang, tentu akan lebih menyenangkan bila pola tidur Si Kecil sama dengan B...

Kamis, 16 Juni 2016 | 15:32 WIB Penulis : Erni Wulandari
Demam merupakan pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang melakukan perlawanan terhadap gangguan, akibat infeksi maupun perubahan lainnya. Meski begitu, bantu anak untuk mengurangi demam dengan memintanya untuk mengonsumsi asupan berikut:
a. Karbohidrat
Sebab dapat memberikan tubuh sumber energi, sehingga dapat segera pulih. Pilih bubur, sebab teksturnya yang lembut dapat dengan mudah diserap tubuh. Ini bisa dibuat sendiri di rumah. Gunakan bahan pokok nasi murni, bisa ditambahkan sedikit bawang merah, bawang putih, dan sedikit garam sebagai penyedap rasa.
b. Air
Meskipun tidak sedang haus, sebaiknya anak tetap perbanyak minum, seperti minum air putih, susu yang telah dipasteurisasi, dan minuman elektrolit, karena demam membuat tubuh banyak menguras cairan lebih cepat sehingga berisiko dehidrasi. Namun hindari memberikan minuman yang mengandung kafein karena cenderung membuat sistem kekebalan tubuh jadi menurun, seperti teh dan minuman bersoda.
c. Protein
Protein juga memberikan energi yang dibutuhkan tubuh saat melawan infeksi. Sebaiknya pilih asupan yang direbus maupun dikukus saja, seperti telur, tahu, dan tempe. Protein dengan berjenis cair/minuman juga bisa dijadikan pilihan seperti shake dan susu rendak lemak.
d. Vitamin
Cukupi asupan berbagai vitamin, seperti vitamin B1, B2, B6, B12, C, E, yang ada pada buah-buahan, seperti pepaya, pisang, anggur, apel, dan sebagainya, untuk membantu tubuh melawan radikal bebas serta turut memulihkan kondisi tubuh akibat efek peradangan.
e. Mineral
Macam mineral seperti zat besi, mangan, selenium, dan tembaga juga berperan melawan infeksi saat demam. Kandungan mineral ini banyak ditemui pada sayuran hijau, jamur, dan kacang-kacangan. Sebaiknya pilih yang dikukus maupun rebus. Hindari goreng-gorengan.
Sumber : Ayahbunda.co.id
Siklus tidur bayi baru lahir memang masih belum teratur, dan bisa jadi dia akan begadang semalaman. Meski Bunda rela ikut begadang, tentu akan lebih menyenangkan bila pola tidur Si Kecil sama dengan B...
Beberapa orang memuji karena ibu hamil pun berhak merasa dan tampil cantik, sementara yang lain mengkritik karena risiko jatuh lebih besar, sehingga dapat membahayakan ibu dan bayi. Sepatu bertum...
Khususnya pada ibu bekerja, kesibukan terkadang membuat mereka telat memerah air susu ibu (ASI). Lantas, jika memerah ASI terlalu sering dilakukan, ada efeknya pada penurunan produksi ASI? Diungkap...
Siapa yang tidak gemas melihat bayi mungil dan lucu? Karena ingin menunjukkan rasa sayang, banyak orang yang senang memeluk dan mencium bayi. Meski demikian, ternyata hal ini tidak baik dilakukan,&nbs...
WhatsApp ×