Ternyata membacakan buku sedini mungkin sangat baik untuk perkembangan si kecil loh mom. Buku seperti apa sih yang dianjurkan untuk si kecil? Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar...

Senin, 30 Maret 2020 | 13:41 WIB Penulis :
Virus Corona atau SARS-CoV-2 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini ditularkan dari manusia ke manusia. Penularan dari binatang mungkin terjadi, namun belum ditemukan binatang yang pasti dapat menularkan virus ini.
Infeksi virus Corona ditandai dengan beberapa gejala, seperti demam, batuk, dan sesak napas. Pada kondisi yang parah, infeksi virus ini dapat menyebabkan gagal napas akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, kegagalan fungsi organ-organ tubuh, hingga kematian.
Para ahli masih mempelajari pengaruh COVID-19 atau infeksi virus Corona pada ibu hamil. Namun, perubahan sistem imun yang terjadi pada kehamilan dapat membuat ibu hamil lebih rentan terkena infeksi virus Corona dan lebih berisiko mengalami gejala penyakit yang berat dan fatal.
Selain itu, demam tinggi yang terjadi akibat COVID-19 di trimester pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir pada anak.
Virus yang menyebabkan COVID-19 berasal dari golongan virus yang sama dengan virus penyebab severe acute respiratory syndrome (SARS) dan Middle-East respiratory syndrome (MERS).
Berdasarkan kejadian yang lalu, ibu hamil dengan SARS atau MERS juga berisiko lebih tinggi mengalami keguguran atau melahirkan bayi prematur. Kejadian ini juga bisa terjadi pada ibu hamil dengan COVID-19, namun laporan kejadiannya masih sangat sedikit.
Sejauh ini, penularan utama virus Corona adalah melalui percikan air liur pada batuk atau bersin. Belum ada data yang jelas terkait penularan virus Corona dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat melahirkan. Namun, dari kasus yang baru-baru ini terjadi, bayi yang lahir dari ibu dengan COVID-19 tidak terbukti positif tertular virus ini.
Bila Bumil merasakan gejala atau baru saja bepergian ke negara terjangkit, seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Italia, Bumil dapat klik gambar di bawah ini untuk mengetahui apakah Bumil berisiko terinfeksi virus Corona.
Sistem imun yang menurun selama kehamilan menyebabkan ibu hamil harus lebih waspada terhadap virus Corona. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona pada ibu hamil:
Mencuci tangan
Membiasakan cuci tangan menggunakan air dan sabun dapat mencegah infeksi virus Corona pada ibu hamil. Mencuci tangan dengan benar dapat membunuh virus dan kuman yang ada di tangan. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.
Jika tidak ada air dan sabun, Bumil bisa menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60% cukup efektif untuk membasmi kuman di tangan.
Menjaga daya tahan tubuh
Infeksi virus Corona pada ibu hamil dapat dicegah dengan daya tahan tubuh yang baik. Agar daya tahan tubuh kuat, Bumil disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, misalnya sayur, buah, dan makanan tinggi protein.
Bumil juga bisa mengonsumsi suplemen atau vitamin prenatal sesuai anjuran dokter untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan. Selain itu, berolahraga secara rutin dan beristirahat yang cukup juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Menggunakan masker saat bepergian
Ibu hamil disarankan untuk menggunakan masker saat berada di dekat orang sakit atau berada di keramaian. Contoh masker yang dapat mencegah penularan virus Corona adalah masker bedah dan masker N95. Selain menggunakan masker, Bumil juga disarankan untuk menjaga jarak kira-kira 1 meter dari orang-orang yang sedang batuk dan bersin.
Ibu hamil perlu lebih waspada terhadap COVID-19, karena infeksi virus Corona pada ibu hamil bisa menyebabkan gejala dan dampak yang berat, baik untuk ibu maupun janin.
Bumil bisa menghindari infeksi virus Corona dengan cara-cara yang sederhana, seperti mencuci tangan dan memakai masker. Selain itu, jangan lupa untuk rutin memeriksakan diri ke dokter agar kesehatan tubuh dan kehamilan tetap terjaga.
Bila Bumil merasakan keluhan batuk, demam, atau sesak, segeralah pergi ke dokter atau rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Sumber : Alodokter
Ternyata membacakan buku sedini mungkin sangat baik untuk perkembangan si kecil loh mom. Buku seperti apa sih yang dianjurkan untuk si kecil? Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar...
Hernia terjadi ketika otot-otot yang menopang organ tubuh melemah atau mengalami kelainan, sehingga tidak mampu menahan organ pada posisi yang seharusnya. Kondisi ini tidak hanya dapat dialami ol...
Gumoh atau regurgitasi merupakan kejadian yang umum terjadi pada bayi baru lahir. Gumoh sering diartikan sebagai bayi yang mendapat terlalu banyak asupan ASI atau sudah kekenyangan. Pakar kesehatan...
Bayi Sering Muntah? Kena GER atau GERD? Bayi muntah atau gumoh adalah hal yang biasa. Namun jika hal itu sering terjadi, maka Anda perlu mencurigai Si Kecil mengalami gangguan pencernaan. Menurut I...
WhatsApp ×