Untuk para wanita yang akan mengalami proses persalinan yang pertama, tentu saja akan membayangkan bahwa semua proses persalinan secara normal itu merupakan proses yang paling sulit juga paling menega...

Jumat, 08 Mei 2020 | 12:54 WIB Penulis :
Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa saat menyusui, nyatanya banyak mom yang rindu ingin menjalankan ibadah puasa di bulan suci. Lalu bagaimana caranya mom menyusui puasa tetapi ASI bisa tetap lancar?
1. Perhatikan Asupan Saat Sahur
Sebelum menjalani ibadah puasa hingga adzan magrib berkumandang, umumnya umat muslim akan menjalani sahur. Pada saat ini, penting bagi Anda memerhatikan apa saja yang baik untuk Anda konsumsi. Karena makanan dan cairan yang Anda konsumsi saat sahur merupakan cadangan nutrisi dan kalori selama menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, sahur sangatlah penting. Adapun pilihan makanan yang baik untuk ibu menyusui antara lain adalah brokoli, bayam, katuk, telur, ikan salmon, daging tanpa lemak, dan kacang merah. Ibu menyusui juga bisa menambahkan suplemen vitamin D saat sahur yang dikenal bagus untuk ibu menyusui.
2. Cegah Dehidrasi
Puasa bagi ibu menyusui memang tidak berbahaya. Tapi, dehidrasi saat menyusui bisa berbahaya. Jika ibu menyusui mengalami gejala dehidrasi, seperti merasa haus, pusing, lemas, lelah, mulut kering dan lainnya, disarankan segera membatalkan puasa dengan mengonsumsi air atau cairan yang mengandung elektrolit untuk merehidrasi tubuh. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi cairan secukupnya ketika sahur dan juga berbuka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang saat berpuasa. Ibu menyusui juga disarankan minum lebih banyak pada saat sahur, meski nutrisi dan kalori juga tidak kalah penting.
3. Cukup istirahat
Saat berpuasa, mom menyusui harus istirahat cukup dan tetap rileks. Bila mom merasa lemas saat berpuasa, cobalah untuk istirahat sejenak.
4. Tetap disiplin perah dan menyusui
Salah satu ketakutan terbesar para mom menyusui berpuasa adalah ASI yang tidak lancar. Prinsip ASI tetaplah sama :Supply by demand.
Artinya semakin sering payudara mom diisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa mom tetap rajin menyusui dan memerah maka ASI akan tetap lancar.
5. Jangan memaksakan puasa bila busui tidak sanggup
Mom adalah orang yang paling memahami kondisi tubuh mom maupun bayi. Bila merasa tidak sanggup menjalankan ibadah puasa, jangan memaksakan diri.
Bagaimanapun, puasa bagi mom menyusui dapat digantikan dengan fidyah maupun puasa di hari hari lainnya.
Ingat, karena kondisi setiap mom dan bayi berbeda, sebaiknya mom berkonsultasi dulu dengan dokter. Bila kondisi memungkinkan, dokter pasti akan mendukung mom untuk berpuasa.
Selamat menjalankan ibadah puasa, mom..
Source : Theasianparent & Alodokter.com
Untuk para wanita yang akan mengalami proses persalinan yang pertama, tentu saja akan membayangkan bahwa semua proses persalinan secara normal itu merupakan proses yang paling sulit juga paling menega...
Banyak faktor yang memengaruhi kesuburan, salah satunya berat badan. Kelebihan berat badan adalah masalah besar jika Anda mencoba untuk hamil. Banyak wanita berlomba menurunkan berat badan, ...
Setelah Mama selesai memandikan bayi sekaligus bermain bersamanya, masih ada beberapa urusan yang harus diselesaikan. Pastikan Mama menyediakan handuk di dekat Mama sebelum memulai rutinitas mandi....
Manfaat Memelihara Hewan Saat Hamil Meski berisiko menimbulkan gangguan penyakit, tetapi memelihara hewan saat hamil ada manfaatnya juga. Berikut beberapa manfaat memelihara hewan saat ham...
WhatsApp ×