Proses Persalinan Operasi Caesar

Rabu, 01 September 2021 | 10:55 WIB Penulis :


Operasi operasi caesar tahapannya lebih ringkas dari pada persalinan normal. Biasanya operasi caesar akan memakan waktu sekitar 45 menit dari awal sampai akhir (bayi dilahirkan dalam 10 sampai 15 menit pertama).

Sebagian besar operasi caesar dilakukan dengan sang ibu yang terjaga, dan Moms biasanya menerima blok epidural atau spinal untuk membuat mati rasa pada bagian bawah tubuh yang akan dioperasi atau disayat.

Operasi caesar sendiri tidak akan sakit karena ada penghilang rasa sakit. Meskipun Moms mungkin masih akan merasakan tekanan selama operasi caesar dan sensasi menarik ketika bayi dikeluarkan.

Lalu di dalam ruang operasi, dokter nantinya akan membuat sayatan tepat di atas garis bikini Moms dan ke dinding perut. Sayatan lain juga akan dibuat di dinding rahim, tempat bayi nantinya akan ditarik keluar.

Kemudian dokter akan memotong tali pusar bayi, mengeluarkan plasenta, dan menutup sayatan.

Dokter akan memasang layar penghalang sehingga Moms tidak akan melihat proses operasi yang dilakukan, selanjutnya Moms akan dapat mendengar bayi menangis segera setelah ia lahir dan Moms bisa memeluknya segera setelah itu.

Penting untuk dicatat bahwa operasi caesar memang memiliki risiko. Ini adalah operasi besar yang melibatkan pemotongan (sayatan) di perut wanita hamil dan mengeluarkan bayi dari rahim.

Ketika seorang ibu memilih operasi caesar untuk melahirkan anak pertamanya, keinginan dan rencananya untuk kelahiran berikutnya harus didiskusikan dengan dokter kandungan.

Tak hanya soal lebih sakit melahirkan normal atau caesar, Moms juga perlu tahu bagaimana keuntungan dan risiko melahirkan secara caesar? Ini dia!

Keuntungan Operasi Caesar

  • Bisa memilih waktu persalinan
  • Menurunkan risiko terjadinya cedera kelahiran seperti janin mengalami patah tulang atau distosia bahu
  • Menurunkan risiko terjadinya inkontinensia urine dan prolaps organ panggul
  • Proses melahirkan dengan operasi caesar dianjurkan untuk ibu hamil yang memiliki komplikasi kehamilan

Risiko Operasi Caesar

  • Luka operasi bisa menimbulkan bekas luka dan rasa nyeri
  • Proses pemulihan serta rawat inap yang lebih lama dibandingkan dengan persalinan normal
  • Tidak bisa melakukan aktivitas berat setidaknya 6 minggu setelah operasi dilakukan
  • Bisa terjadi komplikasi karena anestesi
  • Kemungkinan melakukan operasi caesar di persalinan selanjutnya

Jadi melihat proses melahirkan ini, menurut Moms lebih sakit melahirkan normal atau caesar?

 

Source: https://www.orami.co.id/

Artikel Lainnya

Rumah-rumahan dari Rol Tisu Salah satu barang bekas yang sering dimanfaatkan untuk membuat mainan anak adalah rol tisu toilet. Jadi, mulai sekarang Anda perlu mempertimbangkan untuk tidak begitu sa...

Anak sudah duduk di bangku playgroup atau prasekolah, segera ajak ia bergaul dengan teman-teman sebayanya. Meski tidak mudah untuk semua anak mudah untuk melebur, ada pula yang lebih memilih menyendir...

Liburan bersama anak tentu menjadi salah satu momen yang sudah dinantikan oleh Bunda dan si kecil. Kebayangkan seunya bermain air di pantai, menikmati udara segara pegunungan, atau sekadar mencicipi h...

Kepala terbentur merupakan hal yang umum dialami oleh anak-anak, khususnya anak yang berusia di bawah 4 tahun, ketika mereka sedang aktif-aktifnya bermain. Pada usia ini, anak-anak memang memiliki ras...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................