Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok yang biasa dikonsumsi setiap hari. Bahkan, anggapan “belum benar-benar makan kalau belum makan nasi” seperti sudah terpatri di pikiran ban...
Rabu, 08 Januari 2025 | 10:01 WIB Penulis :
Mengingat cuaca saat ini memasuki puncak musim penghujan, harus ekstra menjaga kesehatan anak selama di perjalanan. Jangan sampai anak sakit karena salah makan atau justru melewatkan waktu makannya.
Berbicara soal ini, erat kaitannya dengan menyiapkan sarapan untuk anak. Namun, orang tua sering melewatkan memberikan Si Kecil sarapan karena jadwal liburan yang tidak fleksibel.
Saat menginap di hotel yang tidak menyediakan sarapan, solusinya Bunda harus menyiapkan bekal sarapan yang gampang dibuat selama liburan. Sebelum berangkat, bawa beberapa bahan makanan yang dapat disiapkan dalam waktu singkat selama di hotel.
Merujuk penjelasan dari Kemenkes, ada sederet manfaat sarapan untuk anak, berikut di antaranya:
Penelitian menemukan bahwa melewatkan sarapan dapat menyebabkan masalah gizi pada anak-anak. Apalagi jika ditambah dengan camilan yang tidak sehat selama rentang waktu menunggu jam makan siang.
Anak-anak yang melewatkan sarapan, cenderung menjadi lamban dan mudah marah pada sore harinya. Berbeda dengan anak-anak yang makan di pagi hari, akan lebih mudah memecahkan masalah dan koordinasi tangan-mata yang lebih baik.
Selain itu, anak yang tidak sarapan juga akan melewatkan 30 persen kebutuhan gizi harian mereka. Efek sampingnya bisa berakibat membuat anak cepat kelelahan.
Hal ini tentunya berbahaya jika terjadi selama liburan di luar kota atau di luar negeri. Mengingat jadwal liburan biasanya diisi dengan agenda yang padat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata.
Simak ulasannya sebagai berikut:
Sarapan sebaiknya dilakukan di pagi hari dan bukan menjelang makan siang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk sarapan adalah 20-60 menit setelah bangun tidur di pagi hari.
Pilih menu sarapan yang mengandung protein dan serat cukup, sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Apalagi selama liburan bersama anak, agar Bunda dan Ayah tidak repot mencari tempat makan.
Porsi sarapan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Berikan dalam batas wajar, yang artinya jangan terlalu sedikit atau kebanyakan agar tak menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan dan menjadikan anak mudah mengantuk.
Makanan yang satu ini seringkali dijadikan menu sarapan. Namun, tahukah Bunda bahwa pancake dan waffle tidak mengandung protein dan serat penting untuk memenuhi kebutuhan harian anak-anak. Makanan ini akan membuat anak cepat kenyang, tapi akan cepat lapar juga setelahnya.
Hindari memberikan jus kemasan atau minuman ringan pada anak di waktu sarapan. Kedua jenis minuman ini biasanya mengandung banyak bahan pengawet dan perasa buatan yang tidak sehat untuk pertumbuhan anak.
Donat atau muffin sebaiknya tidak diberikan pada anak ketika sarapan karena tidak mengenyangkan. Sehingga tidak akan membuat anak-anak berenergi selama liburan.
Selama liburan, Bunda dapat memberikan anak-anak alternatif yang lebih menyenangkan. Jika biasanya di rumah anak-anak disajikan nasi di pagi hari, selama liburan Bunda dapat mencoba memberikan sarapan dengan alternatif lain.
Anak-anak yang mungkin menjadi malas makan karena perubahan waktu dan cuaca di tempat liburan. Menghadapi kondisi ini, Bunda bisa mencoba memberinya sesuatu yang membuat tubuhnya nyaman dengan makanan hangat. Salah satunya bisa ditawari Energen.
Ini merupakan pilihan sarapan enak dan bergizi untuk Si Kecil. Sereal ini cukup dituang dan disajikan dengan air hangat. Tak perlu menunggu lama, anak-anak bisa langsung meminumnya selama di hotel.
Di dalamnya mengandung nutrisi lengkap untuk anak mulai dari susu, karbohidrat, protein, serat, vitamin, hingga mineral. Kini Energen 30 persen lebih banyak, kenyang lebih lama, gizinya lebih lengkap dibandingkan sarapan lainnya.
Source : Haibunda.com
Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok yang biasa dikonsumsi setiap hari. Bahkan, anggapan “belum benar-benar makan kalau belum makan nasi” seperti sudah terpatri di pikiran ban...
Menanamkan citra diri atau body image positif pada anak penting banget, Moms. Dengan begitu, anak bisa menerima dirinya, tidak minder dan percaya diri. Nah, ada lho empat cara yang bisa Momm...
Menolong dapat menimbulkan perasaan bahagia tidak hanya pada orang yang ditolong, tetapi juga yang melakukannya. Demikian dikatakan psikolog Lusi Nur Ardhiani, S.Psi, M.Psi. Lusi menjelaskan...
Camilan atau snack sehat untuk anak sangatlah penting seperti halnya sarapan dan makanan utama. Ini karena sekitar sepertiga kalori harian untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah diperoleh dari cam...
WhatsApp ×