Bagaimana cara mengendalikan emosi pada anak ketika ia berbuat ulah? Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Agar hubungan emosi Anda dengan si Kecil tetap terjaga, yuk simak...
Kamis, 09 Januari 2025 | 16:58 WIB Penulis :
Katarak adalah setiap kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, yaitu struktur bening di dalam mata yang berfungsi untuk memfokuskan bayangan yang terlihat ke retina.
Gejala katarak yang timbul meliputi penglihatan yang buram, berkabut, dan silau.
Orang dewasa dapat menyampaikan keluhan ini dengan baik kepada dokter mata, tapi masalahnya bayi dan anak belum bisa menyampaikan keluhannya.
Oleh karena itu, orangtua sebaiknya waspada dan segera periksakan anak ke dokter mata bila ia mengalami kondisi di bawah ini.
Diagnosis pasti dapat ditegakkan setelah dokter mata melakukan pemeriksaan mata secara lengkap.
Bila terjadi gangguan penglihatan yang signifikan pada masa ini (seperti katarak) dan tidak ditangani dengan segera, maka dapat mengakibatkan timbulnya mata malas (amblyopia).
Kekeruhan yang terjadi pada lensa mata akibat katarak menyebabkan distorsi cahaya sehingga bayangan tersebut tidak dapat difokuskan dengan baik di retina.
Keadaan ini menyebabkan rangsangan yang sampai ke otak terjadi dengan tidak baik dan menimbulkan persepsi bayangan menjadi buram.
Katarak lebih sering dialami oleh orang yang sudah memasuki usia lanjut (lansia). Katarak pada usia lanjut (senilis) terjadi sesudah bola mata dan penglihatan berkembang dan stabil.
Apabila tidak ada penyakit lain yang mungkin mengganggu fungsi penglihatan, maka penderitanya akan kembali melihat dengan baik setelah kataraknya dihilangkan.
Namun, katarak juga bisa dialami oleh bayi dan anak-anak. Berbeda dengan katarak senilis, katarak pada bayi dan anak terjadi selama masa perkembangan bola mata dan penglihatan.
Perkembangan mata anak terjadi sejak anak lahir hingga usia 8—10 tahun.
Melansir dari NHS, katarak yang timbul sejak lahir disebut katarak kongenital, sedangkan yang timbul pada masa kanak-kanak hingga dewasa muda disebut katarak developmental.
Di bawah ini beberapa penyebab katarak pada anak.
Namun, katarak pada anak terkadang juga bisa terjadi secara idiopatik atau tidak diketahui penyebab pastinya.
Setelah seorang anak terdiagnosis katarak, maka dokter mata akan menentukan beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan terapi.
Katarak yang kecil dan tidak mengganggu penglihatan secara signifikan dapat dievaluasi secara rutin ke dokter mata untuk memonitor luas katarak.
Bila katarak bertambah dan telah menimbulkan gangguan penglihatan, maka operasi katarak perlu dipertimbangkan.
Operasi katarak merupakan pilihan terapi pada kasus katarak yang mengganggu penglihatan secara signifikan.
Prosedur ini perlu dilakukan pada waktu yang tepat karena sangat menentukan keberhasilan untuk mendapatkan penglihatan yang optimal.
Rehabilitasi penglihatan setelah operasi katarak perlu dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah timbulnya amblyopia.
Setelah katarak dihilangkan, pasien anak memerlukan alat bantu seperti lensa tanam dan/atau kacamata atau lensa kontak untuk membantunya melihat dengan lebih jelas.
Alat ini juga bertujuan agar proses perkembangan penglihatan berlangsung optimal.
Keberhasilan terapi untuk mengatasi penyakit mata anak ini sangat ditentukan oleh kerja sama yang baik antara dokter mata, orangtua, dan anak sebagai pasien.
Source :hellosehat.com
Bagaimana cara mengendalikan emosi pada anak ketika ia berbuat ulah? Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Agar hubungan emosi Anda dengan si Kecil tetap terjaga, yuk simak...
Anak sudah duduk di bangku playgroup atau prasekolah, segera ajak ia bergaul dengan teman-teman sebayanya. Meski tidak mudah untuk semua anak mudah untuk melebur, ada pula yang lebih memilih menyendir...
Membacakan dongeng, selain membiasakan anak untuk rajin membaca, juga dapat menjadi salah satu alternatif jjika si kecil sulit tidur karena kebiasaan mengedot atau mengempeng. Hal ini bisa menjadi sal...
Meningitis adalah kondisi pembengkakan selaput otak karena infeksi. Pembengkakan selaput otak karena infeksi, penyebabnya bisa jadi karena bakteri, virus, jamur atau patogen-patogen lain. Pada an...
WhatsApp ×