Kenali Macam Olahraga Anak untuk Bantu Perkembangannya

Kamis, 30 Januari 2025 | 13:34 WIB Penulis :


Hal yang menunjang perkembangan anak usia 4 tahun dari segi fisik adalah dengan aktif bergerak atau berolahraga. Dengan aktif bergerak dapat menjaga organ-organ penting tubuh seperti kesehatan jantung, paru-paru, serta pembuluh darah. Anak yang aktif melakukan gerakan badan seperti berolahraga membuat sirkulasi darah dan pernapasannya meningkat (Sujiono, dkk., 2014). Pembiasaan aktif bergerak ini akan sangat baik jika bisa dimulai sejak kecil.

Dalam dunia kesehatan, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh si Kecil dengan terbiasa melakukan macam-macam olahraga sejak dini lho, Bu. Berikut ini moms bisa melihat beberapa manfaat positif kebiasaan berolahraga untuk si Kecil...

  • Anak yang terbiasa rutin berolahraga memiliki otot dan tulang yang kuat. Ketika anak aktif bergerak maka kesehatan tubuhnya otomatis meningkat, Bu. Alhasil si Kecil pun tidak mudah sakit deh!
  • Kebiasaan berolahraga akan menjauhkan si Kecil dari obesitas atau kelebihan berat badan. Dengan kata lain olahraga rutin ini bermanfaat untuk mengontrol berat badan ideal si Kecil lho, Bu.
  • Olahraga rutin bermanfaat untuk membentuk postur tubuh yang baik bagi si Kecil. Postur tubuh berpengaruh besar bagi si Kecil untuk dapat beraktivitas dengan lancar. Terlebih di masa dewasanya nanti, postur tubuh menjadi salah satu kunci penentu tingkat kepercayaan dirinya.
  • Tahukah moms bahwa olahraga adalah salah satu bentuk latihan pengembangan motorik kasar anak? Motorik kasar berkaitan dengan aktivitas otot tangan, kaki, dan seluruh badan anak. Saat motorik kasar anak meningkat maka otomatis motorik halus si Kecil ikut meningkat. Dengan begitu secara tidak langsung Moms telah mengarahkan si Kecil untuk hidup sehat.
  • Menurut beberapa penelitian disebutkan bahwa olahraga ternyata dapat meningkatkan intelektualitas si Kecil (Maxim, 1993 dalam Sujiono, dkk., 2014). Selain itu olahraga bisa menjadi sarana untuk menjaga kesehatan jiwa anak. Berbagai kegiatan fisik dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak, meningkatkan kreativitas dan berbagai kemampuan motorik. Selain itu, aktivitas fisik ini bisa membuat anak menjadi makin positif, riang, dan senang berkegiatan.

Moms, perkembangan fisik si Kecil melalui berbagai aktivitas gerak atau berolahraga ini patut diberikan dorongan, motivasi dan ruang yang cukup. Bantu anak untuk dapat melakukan aktivitas fisik yang bervariasi yakni bergembira dan bermain sambil menggerakkan badannya. Biarkan si Kecil berlari-larian, berkejaran dengan teman, juga melompat-lompat dengan riang. Namun, pastikan ruang gerak/aktivitas si Kecil tetap aman ya, Moms.

Macam-macam olahraga yang dapat Moms ajarkan pada si Kecil haruslah disesuaikan dengan tingkat kemampuan dasar yakni keterampilan gerak yang sudah dikuasai oleh anak pada rentang usianya. Yuk Mom, simak beberapa ragam olahraga di bawah ini yang dapat dilakukan untuk anak usia 3-6 tahun!

  1. Sepak Bola
    Seiring dengan penguasaan kemampuan menendang serta berlari, si Kecil dapat moms ajari untuk bermain sepak bola. Di beberapa kesempatan ijinkan si Kecil untuk bermain sepak bola bersama dengan teman-teman sebayanya.
  2. Lompat tali (skipping)
    Olahraga ini umumnya lebih disukai oleh anak perempuan daripada laki-laki. Jenis olahraga ini dapat moms usulkan pada si Kecil, sebab di rentang usia ini anak sudah mahir untuk melompat.
  3. Bersepeda
    Di rentang usia 3-6 tahun, kemampuan motorik anak makin meningkat. Gerak, koordinasi, dan keseimbangan tubuhnya makin baik. Masa ini adalah kesempatan yang baik bagi moms untuk mengajak si Kecil berolahraga dengan bersepeda (baik roda tiga, roda empat, maupun roda dua tergantung kemampuan anak di usianya).
  4. Jalan-jalan
    Ide berjalan-jalan di sore hari yang teduh bagus juga lho, Mom untuk ajak si Kecil olahraga ringan. Moms bisa ajak anak berjalan-jalan keliling kompleks rumah.
  5. Senam
    Biasanya anak akan diajarkan senam di sekolahnya. Anak diajari untuk meniru gerakan guru yang biasanya diiringi musik-musik riang dan semangat. Gerakan-gerakan yang dianjurkan dalam senam adalah kelenturan atau fleksibilitas. Gerakan memutar kepala pada anak memang tidak diperbolehkan.

Selain didorong oleh kegiatan olahraga, perkembangan fisik anak (berat dan tinggi badan) juga ditentukan oleh asupan makanan si Kecil. Jadi, selain mengajak anak rutin berolahraga, jangan lupa untuk membiasakan si Kecil makan makanan bergizi. Sudah siap kan Mom untuk dampingi si Kecil tumbuh-kembang secara optimal?

 

 

Sourse: ibudanbalita.com 

Artikel Lainnya

Saat ajak anak makan di restoran, tetap pilihkan makanan yang menyehatkan dengan cara ini. Sebuah studi terbaru dari American Journal of Preventive Medicine menyebutkan bahwa menemukan restoran den...

Tidur adalah kebutuhan yang harus kita penuhi secara rutin setiap harinya. Malam hari memang menjadi waktu yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh. Sayangnya, beberapa orang mengalami m...

Saat Bunda memasuki masa kehamilan, berat badan pun ikut bertambah, namun jangan sampai penambahannya terlalu ekstrem ya Bund. Jika tidak hal ini akan mengakibatkan bayi mengalami obesitas hingga kela...

Dalam keseharian, seringkali anak berperilaku tak sopan. Sekali dua kali mungkin itu bisa dianggap normal. Tapi bila mereka sering bertindak tidak sopan, jangan dibiarkan ya, Moms. Menurut p...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................