Cara Menghadapi Anak yang Mulai Tertarik dengan Lawan Jenis

Senin, 30 Maret 2026 | 16:37 WIB Penulis :


Ya, sebagai orang tua, Anda bisa jadi cukup kaget saat anak tiba-tiba bercerita naksir seseorang padahal usianya masih sangat kecil. Apakah hal ini normal terjadi? Tentu saja, jawabannya iya!

"Hal ini adalah fase perkembangan anak yang normal. Antara usia 6 sampai 8 tahun, anak-anak mulai berpikir tentang teman sekelas mereka dengan cara berbeda. Mungkin menyukai anak laki-laki atau perempuan dan berpikir dia menarik," ujar Konselor Klinis Allison Bates, dikutip dari Today's Parents.

Adanya pergeseran perkembangan ini bisa bersamaan dengan semakin sadarnya anak tentang privasi dan tubuhnya. Selain itu, faktor lain yang juga memengaruhi anak mulai tertarik dengan lawan jenisnya karena terbawa cerita dongeng, misalnya seorang putri yang jatuh cinta dengan pangeran. Atau juga bisa karena mereka melihat hubungan ayah dan ibunya sehari-hari.

"Mereka mulai meniru hubungan yang dimiliki orang-orang di sekitarnya. Mungkin dia juga akan bertanya, 'bagaimana ayah dan ibu bertemu?'," tutur Bates.

Menghadapi Anak yang Mulai Tertarik dengan Lawan Jenis

Saat mendengar anak mulai naksir temannya, jangan langsung tidak mengindahkannya, Moms. Anda bisa menyikapinya dengan bijak seperti cara-cara berikut ini:

1. Bicara soal Hubungan

Meski masih anak kecil, Anda tidak perlu menunda-nunda untuk berbicara soal konsep berhubungan dengan lawan jenis. Sebagai orang tua, Anda tetap perlu tenang dan jadilah teman berbicara yang baik bersama anak.

"Orang tua harus tenang saat berbicara tentang hubungan, karena Anda harus menjaga pintu komunikasi tetap terbuka. Anda tidak boleh menertawakannya, atau memberi tahu anak-anak bahwa mereka masih terlalu muda untuk tertarik pada lawan jenis," jelas Bates.

2. Tanyakan Alasan Anak Naksir Temannya

Satu hal yang bisa dilakukan adalah bertanya mengapa si kecil menyukai temannya: "Mengapa kamu menyukai temanmu?", "Apakah dia orang yang lucu dan bisa membuatmu tertawa?", "Apa benar dia jago pelajaran olahraga?" dan semacamnya. Ya, Anda perlu fokus untuk menghargai setiap alasan mengapa anak naksir temannya. Hal ini sekaligus menunjukkan dukungan orang tua bagi kualitas batin dan kepercayaan diri si kecil.

Mengutip laman Parents, jangan menghindari omongan atau bahkan melarangnya sama sekali ketika anak menceritakan ketertarikannya kepada temannya yang lawan jenis. Cobalah untuk menjadi seseorang yang selalu mendengarkan setiap ceritanya, dan jangan menertawakan apa pun yang dia katakan atau berusaha untuk mengabaikan perasaannya. Sebab, Anda perlu membuat anak tetap merasa nyaman, sehingga mau terbuka dengan situasi yang dialami.

4. Tetapkan BatasPeran orang tua penting dalam mengajari batasan-batasan ketika anak menyukai orang lain. Misalnya, jangan sampai menyukai berlebihan atau tidak boleh sampai menyentuh fisiknya. "Anda dapat memberi tahu anak bahwa mereka boleh bermain bersama di sekolah, tetapi tidak untuk berperilaku dengan fisik," jelas Asisten Profesor di The Chicago School of Professional Psychology, Cynthia Langtiw, Psy.D.

5. Ajari Tentang Penolakan

Wajar dalam sebuah hubungan, termasuk pertemanan, bisa mengalami konflik dan penolakan. Hal ini juga berlaku bagi anak yang mungkin telah menyatakan perasaan kepada teman lainnya, namun mendapat penolakan. Jelaskan bahwa penting untuk menghormati perasaannya, karena kemungkinan temannya lebih nyaman menjadi teman biasa.

"Tanyakan bagaimana perasaannya tentang penolakan itu, kemudian jelaskan bahwa teman-temannya yang lain tetap mendukung dan bisa menjadi teman bermainnya," tutup Profesor Psikologi University of California, Kristin Lagattuta, Ph.D.

 

Source: kumparan.com

Artikel Lainnya

Vitamin C untuk anak memiliki peran penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit, seperti batuk pilek. Tak hanya untuk itu, vitamin ini juga penting untuk mendukung tumbuh kembangnya secara ke...

Orang tua mungkin berpikir bahwa dengan mengajarkan anak berbagi mainan, maka Anda akan menanamkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, solidaritas, atau kedermawanan pada si kecil. Sekalipun tujuan ...

Cara Jitu Agar Anak Suka Makanan Sehat Untuk itulah, kita tidak boleh menyerah saat memberikan makanan buat anak. Nah, berikut ini ada beberapa cara jitu yang bisa kita coba lakukan untuk memperken...

Tabrakan yang terjadi saat mobil melaju pada kecepatan 50 km/jam akan menyebabkan penumpang terlempar dengan kekuatan hingga 60 kali berat tubuhnya. Nah, car seat (dan juga sabuk pengaman) berfungsi m...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................