Penyebab Diare pada Anak Diare adalah buang air besar yang frekuensinya lebih sering dan konsistensi feses lebih encer dari biasanya. Ada kalanya anak yang terkena diare juga mengalami mual, munta...
Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:57 WIB Penulis : Erni Wulandari
Menjadi orang tua baru kadang membuat Ayah dan Bunda jadi khawatir saat melakukan aktifitas bercinta. Saat sedang asik bercinta tanpa sengaja si kecil menemukan Bunda dan pasangan. Menurut seorang terapis seks, Dr Ian Kerner, setelah Bunda memiliki anak, pasangan harus tetap memiliki kehidupan seks yang sehat. Namun, di sisi lain Bunda tidak mau hal yang tak pantas tanpa sengaja terlihat oleh si kecil.
"Sejak memiliki anak, Bunda memang tidak bisa sembarangan. Bunda perlu memerhatikan jadwal seks dengan pasangan. Hal tersebut menuntut Bunda untuk menjadi lebih kreatif dan melakukannya di waktu yang tidak biasa, seperti melakukannya di pagi hari, atau memiliki kencan kilat di sore hari,” Dr Kerner seperti dilansir dari sumber ABC News.
Berikut tips sederhana dari Dr. Kerner agar hubungan intim Bunda tidak terganggu oleh Si Kecil.
1. Kunci pintu kamar
Hal paling penting dan sederhana dilakukan adalah mengunci pintu kamar Bunda atau membuat tulisan pada kaitan pintu bahwa Bunda berdua sedang tidak bisa diganggu.
2. Nyalakan TV
Saat ingin bercinta, tidak ada salahnya untuk mengalihkan perhatian anak dengan menempatkannya di kursi goyang kesayangannya, atau memberinya permainan dalam iPad selama setengah jam. Ia pun akan asyik dengan dunianya sejenak, dan 'melupakan' keberadaan Bunda dan pasangan yang sedang tidak bisa diganggu.
3. Menyewa Babbysitter
Biarkan Si Kecil asyik bermain bersama pengasuhnya, walaupun hanya sejenak. Dengan keberadaan sang 'nanny', Si Kecil pun tidak akan sibuk mencari Bunda.
4. Mandi bersama
Mungkin melakukan hubungan intim di kamar mandi bisa menjadi pilihan yang aman. Suara air dari pancuran bisa meredam suara yang tak pantas didengar Si Kecil. Bunda juga tak perlu khawatir Si Kecil bisa masuk secara tiba-tiba.
Semoga tips di atas bisa membantu Ayah & Bunda.
Sumber : Mother&Baby
Penyebab Diare pada Anak Diare adalah buang air besar yang frekuensinya lebih sering dan konsistensi feses lebih encer dari biasanya. Ada kalanya anak yang terkena diare juga mengalami mual, munta...
Salah satu mainan yang akrab dengan anak-anak adalah puzzele. Bukan hanya sekedar bermain, permainan yang satu ini punya sederet manfaat bagi si kecil. Apa saja manfaatnya ? Studi yang dilakukan Un...
Anak hiperaktif merupakan anak yang berperialaku sangat aktif. Anaka-anak ini juga tidak bisa tenang, tidak bisa diam dan terus bergerak aktif. Tak hanya bergerak aktif, anak hiperaktif juga sering be...
Memiliki bahan dasar susu, es krim pun jadi makanan yang tak jarang diberikan pada bayi. Namun, apakah bayi sudah dibolehkan untuk mengonsumsi makanan satu ini? Sebenarnya tidak ada aturan khusus m...
WhatsApp ×