Dalam hal mendisiplinkan anak, tidak hanya satu solusi saja yang cocok untuk diterapkan untuk semua anak. Timeout adalah waktu yang diberikan oleh orang tua untuk anak dapat menyendiri dan mengev...
Kamis, 15 Desember 2016 | 11:06 WIB Penulis : Erni Wulandari
Saat ini anak bukan hanya akrab dengan gedget, tapi anak juga sudah bisa menemukan angel bagus untuk selfie. Bunda tidak perlu buru-buru melarang, dari selfie sebetulnya anak sedang meniru kebiasaan orang-orang sekitar, serta memiliki manfaat positif. Diantaranya anak menjadi mengenal bagian tubuh dan wajah, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar berekspresi. Meski begitu ajarkan anak mengenal etikanya. Misalkan kesepakatan untuk menggunakan gedget, batasi penggunaan gedget dan segera memberikan pada Bunda saat ada telpon masuk.
Terapkan ini untuk mendukung kegiatan si kecil berselfie
1. Pujian
Puji anak dan hindari terlalu sering menunjukan keburukannya. Kelakuan anak yang Bunda puji bahkan bisa membuatnya lebih berani daripada sekedar selfie.
2. Penerimaan
Berusaha menerima anak apa adanya dan selalu menyampaikan kata-kata yang mendorong untuk maju
3. Pemahaman
Bunda posisikan ada di posisi si kecil, Bunda juga pernah seusia dia dan ingat hal yang bisa membuat Bunda kurang percaya diri, ingat kembali perasaan apa yang bisa membuat Bunda bisa demikian, lalu terapkan pada balita
4. Positif
Segala hal yang positif akan membawa hasil yang positif pula. Jika Bunda memberi perhatian lewat senyuman tulus, selalu menatap matanya dengan semangat dan menunjukan rasa tertarik akan apa yang dilakukan itu membuatnya merasa aman dan nyaman, sehingga dengan sendirinya bisa lebih percaya diri dan berkreasi tanpa hambatan emosional.
Dalam hal mendisiplinkan anak, tidak hanya satu solusi saja yang cocok untuk diterapkan untuk semua anak. Timeout adalah waktu yang diberikan oleh orang tua untuk anak dapat menyendiri dan mengev...
Anak-anak dapat saja berbohong sejak balita. Namun makna berbohong pada masing-masing tahapan usia bisa saja berbeda.Menurut Michael Brody, MD, psikiater anak dari Potomac, Maryland, Amerika Serikat s...
Pendidikan tentang seks tak hanya diperlukan setelah anak memasuki usia akil balik (masa praremaja, lho. Clara Kriswanto, psikolog Jagadnita Consulting, dalam bukunya Seks, Es Krim dan Kopi Susu, meng...
Anak sering bereksperimen dengan kata, dan sangat ingin tahu bagaimana orang dewasa akan bereaksi. Hampir semua anak pernah mengatakan atau mengekspresikan kata kasar. Meski begitu, sering kali ia tid...
WhatsApp ×