Seorang anak perlu memiliki mental berani agar ia bisa melakukan yang terbaik dalam hidupnya. Berani mencoba hal-hal baru. Berani mengambil risiko untuk mendapat hidup yang lebih baik ke depannya. ...
Selasa, 31 Januari 2017 | 11:54 WIB Penulis : Erni Wulandari
Rambut dan kulit kepala anak tidak jauh berbeda dengan orang dewasa yang harus dijaga kebersihannya dengan melakukan perawatan rambut yang jarang dirawat akan menyebabkan gangguan dan penyakit pada bagian rambut dan kulit kepala.
Berikut ini cara merawat rambut anak secara aman.
1. Bersihkan rambut anak secara teratur
Untuk merawat rambut anak dan menjaga kesehatan kulit kepala. Usahakan untuk mencuci rambut anak setiap dua hari sekali. Cuci rambut dengan lembut dan hati-hati agar tidak mengenai mata.
2. Pilih shampo yang tepat
Pilihlah shampo khusus untuk anak yang berkualitas baik yang bisa menghilangkan minyak kotoran dan menjadikan rambut anak lembut mudah diatur. Pilih juga shampo yang bahan aktifnya tidak menyebabkan alergi dan iriasi mata.
3. Memilih sisir yang tepat
Gunakan sisir yang tidak tajam dan bergigi jarang untuk menyisir anak agar tidak sakit. Hindari sisir yang berbahan nilon karena akan beresiko rambut anak mudah patah dan rontok. Bersihkan juga sisir setiap seminggu sekali dengan air hangat kotoran yang menempel pada sisir dapat cepat hilang.
4. Menggunting rambut
Mengunting rambut juga bagian dari cara merawat rambut anak agar ujung-ujung rambut anak tetap sehat. Tidak bercabang dan tidak mudah patah.
5. Lakukan perawatan rambut secara rutin
Berikan nutrisi pada rambut anak dengan cara mengolesi bahan-bahan alami kerambut dan kulit kepala sebelum keramas. Misalnya dengan bahan alami lidah buaya, kemiri, seledri dan lain sebagainya agar rambut anak tetap kuat.
6. Konsumsi makanan bergizi
Rambut juga memerlukan asupan gizi agar tetap terjaga kesehatannya. Kurangnya asupan viatamin dan protein dapat membuat rambut menjadi kusam, rontok dan patah.
Itulah beberapa cara merawat rambut anak agar tetap terjaga kesehatan dan kebersihannya.
Semoga tips ini bermanfaat ya untuk Bunda.
Seorang anak perlu memiliki mental berani agar ia bisa melakukan yang terbaik dalam hidupnya. Berani mencoba hal-hal baru. Berani mengambil risiko untuk mendapat hidup yang lebih baik ke depannya. ...
Sinusitis dapat menyerang siapa saja, tak terkecuali anak-anak. Jika hidung anak meler terus-menerus, bisa jadi itu bukan pilek biasa. Berikut ini adalah beberapa gejala anak terkena sinusitis: 1.&...
Ketahui apa yang ditemukan dari hasil studi terbaru mengenai penyebab konstipasi atau sembelit pada bayi atau anak serta bagaimana menanggulanginya. Si kecil dapat mengalami konstipasi pada tahun p...
Salah satu penyebab terjadinya resistensi antibiotik adalah penggunaan antibiotik yang berlebihan atau tidak sesuai. Misalnya, minum antibiotik saat sakit batuk, pilek, diare tanpa darah, dan muntah. ...
WhatsApp ×