Anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat bahwa angka kasus COVID-19 pada anak di Indonesia kini menjadi yang tertinggi di Asia. An...
Selasa, 14 Februari 2017 | 15:13 WIB Penulis : Erni Wulandari
Anak suka sekali mengemut makanannya. Untuk menuntaskan sepiring nasi beserta nasi beserta lauk, ia butuhwaktu lebih dari dua jam. Bukan tanpa alasan anak suka mengemut makanannya. Ada banyak penyebab mengapa dia tidak mau mengunyah dan menyebabkan Bunda perlu waktu lama saat menyuapinya, berikut diantaranya :
Bunda tidak perlu khawatir jika problem makan ini berlangsung hanya sekali atau dua kali. Tapi jika anak selalu mengemut makanannya setiap kali waktu makan, maka Bunda perlu melakukan sesuatu untuk mengatasinya, misalkan dengan cara berikut :
- Mengajarkan pada anak tentang konsep makan yang menyenangkan. Ini berarti Bunda harus menghindari cara-cara memaksa atau mengancam yang membuat anak trauma makan.
- Beri kepercayaan pada anak untuk makan sendiri. Anak yang selalu disuapi akan mengembangkan sikap pasif dan akan selalu mengunggu perintah Bunda untuk membnuka mulut dan menelan makanannya. Jika ia diperhatikan menyuap sendiri, maka ia akan belajar mengukur seberapa lama ia membutuhkan waktu untuk menelan makananya.
- Beri si kecil minum air putih untuk mempercepat waktu makannya.
Solusi instan yang tidak menyelesaikan akar permasalahan, tapi Bunda bisa saat kepepet. Masalah mengemut makanan ini sebaliknya Bunda konsultasikan ke dokter jika Bunda tak kunjung menemukan penyebab mengapa si kecil suka mengemut dan jika segala cara yang sudah Bunda coba ? Coba tak kunjung memberi hasil positif. Biarkan dokter yang memutuskan apa penyebab si kecil suka mengemut makanan, misal karena ia mengalami infeksi yang mempengaruhi selera makannya.
Anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat bahwa angka kasus COVID-19 pada anak di Indonesia kini menjadi yang tertinggi di Asia. An...
Dalam masa pertumbuhan anak, penting bagi para orang tua untuk mengetahui cara menjaga kesehatan mata anak. Dimulai dari hal yang sederhana, Anda dapat membantu anak Anda memiliki mata yang sehat...
Mom, bayi berusia di bawah 1 tahun ternyata lebih berisiko mengalami demam berdarah dengue (DBD), lho! Oleh karena itu, Mom disarankan untuk jeli terhadap gejala-gejala awalnya. DBD ...
Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda pasti menginginkan yang terbaik untuk sang buah hati, terutama dalam aspek pendidikan. Tak jarang, masih banyak yang kebingungan ketika memilih metode belajar yang co...
WhatsApp ×