Tahapan Kecerdasan Anak

Kamis, 16 Maret 2017 | 09:32 WIB Penulis : Erni Wulandari


Menurut Psikolog Nessi Purnomo, Psi, MSi, perkembangan moral anak akan sejalan dengan perkembangan kognitifnya. Sehingga perkembangan moral itu berlangsung bertahap seiring dengan pertambahan usianya seperti di bawah ini:

BAYI
Seorang bayi belum memiliki kapasitas untuk mengembangkan kecerdasan moralnya. Yang ia miliki hanyalah rasa benar dan salah terhadap sesuatu yang berlaku untuk dirinya sendiri. Contohnya, bagi bayi, rasa lapar itu adalah salah, sehingga ia menangis saat lapar. Sebaliknya, digendong, disusui, dan dibelai, akan terasa benar bagi bayi. Dan, perasaan inilah yang akan terus dikembangkan sebagai ‘sesuatu yang benar’ bagi bayi hingga 12 bulan ke atas.

BATITA
Menginjak satu tahun, anak belum memiliki kemampuan untuk menilai sesuatu sebagai benar atau salah. Patokan baginya hanyalah apa yang ayah dan ibu katakan padanya. Sebagai contoh, anak belum memiliki kemampuan untuk menyadari bahwa memukul seseorang itu adalah sesuatu yang salah karena menyakiti orang lain. Ia baru mengetahui bahwa perilakunya salah ketika orang di sekitarnya mengatakan itu padanya, atau karena ia dihukum untuk perilakunya itu. Maka tugas orang tualah untuk selalu memberitahu mana yang benar dan mana yang salah.

BALITA
Inilah saat anak mulai memasukkan nilai nilai keluarga ke dalam dirinya. Apa yang penting bagi ibu dan ayah juga akan menjadi penting baginya. Di sinilah Anda mulai dapat mengarahkan perilakunya, sehingga sesuai dengan aturan dalam keluarga. Dalam tahap inilah seorang anak mulai memahami bahwa apa yang mereka lakukan akan memengaruhi orang lain. Misal, ketika anak merebut mainan milik temannya, dan temannya menangis, ia tahu bahwa ada kemungkinan ayah dan ibu akan memarahinya.

Artikel Lainnya

Saat anak sakit mungkin banyak pertanyaan  dan Bunda juga tak ingin si kecil salah penanganan berikut jawaban dari pertanyaan yang paling sering di tanyakan pada saat si kecil sakit menurut dr. K...

Anak usia 2 tahun biasanya akan menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek, mulai dari aspek fisik, kemampuan sensorik dan motorik, hingga emosi dan sosial. Pada usia ini, anak juga...

Mendidik anak tanpa emosinal merupakan suatu tantangan bagi setiap orangtua. Banyak orangtua yang merasa frustrasi dan terkadang tidak sabar dalam menghadapi anak-anak yang ceria tetapi juga naka...

Bagi beberapa anak, belajar mungkin menjadi aktivitas yang sangat membosankan. Saat orang tua meminta anak belajar, tidak sedikit dari mereka yang memiliki banyak alasan agar ia tak perlu belajar...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................