Memiliki anak yang sehat dan cerdas adalah impian para orangtua. Namun hal tersebut dapat terwujud tak luput dari peran orangtua dalam mendukung tumbuh kembang si kecil. Namun, bagaimana jika Ayah Dan...
Senin, 15 Juli 2019 | 11:42 WIB Penulis : Erni Wulandari
Hari pertama sekolah akhirnya datang juga. Boleh jadi, ini momen penting bagi si kecil dan juga Moms. Perasaan campur aduk pasti menggelayuti Moms dan juga si Kecil.
Sekolah baru, kelas baru, suasana baru, guru baru, dan teman-teman baru, bisa membuat si kecil senang, tetapi juga sedikit cemas pada saat bersamaan.
Mulai dari cemas karena ia harus berpisah dengan Moms, malu bertemu dengan teman-teman baru, sampai khawatir lantaran berada di tempat yang sama sekali berbeda dengan rumah. Hal sama juga pasti dialami Moms kan?
Nah, supaya hari pertama sekolah anak usia 4-5 tahun berjalan mulus, Moms bisa coba lakukan 5 tips berikut.
1. Sesuaikan dengan rutinitas hari sekolah sejak seminggu sebelumnya
Kalau selama ini si kecil biasa bangun tidur, makan, bermain, mandi, dan tidur malam kapan saja, seminggu jelang masuk sekolah, Moms perlu membiasakan si kecil untuk lebih disiplin. Khususnya terkait jadwal tidur malam dan bangun pagi.
Misalnya, selama ini sikecil bisa tidur jam 22.00 atau bebas nonton saluran TV kesayangannya sampai larut malam.
Maka, Moms harus mulai mengajak si kecil biasa tidur lebih awal, sekitar pukul 21.00. Semakin cepat tidur, semakin cepat pula si kecil bangun pagi. Demikian juga dengan jadwal rutin lainnya.
Membenahi jadwal si kecil dan disiplin sesuai waktu membuat tubuh si kecil terbiasa lebih awal. Jadi, saat hari sekolah tiba, ia tidak kaget dan lebih mudah menyesuaikan diri.
2. Kunjungi sekolah bersama anak
Sama seperti Moms, ada sebagian si kecil yang mudah cemas jika berada di tempat baru. Salah satu cara mudah adalah membiasakan si kecil dengan suasana di tempat baru tersebut.
Mooms bisa membawa si kecil datang ke sekolah barunya, menunjukkan ruangan di lingkungan sekolah, juga kelas barunya kelak. Dengan “tur kecil” di sekolah ini, anak lebih familier dan bisa membayangkan bagaimana saat ia bersekolah nantinya.
3. Coba seragam barunya
Baju baru selalu buat anak excited. Moms bisa menunjukkan pada si kecil seperti apa tampilan seragam barunya. Minta ia memakai seragam itu dan abadikan momen tersebut.
Mengenakan seragam baru ternyata menolong si kecil melewati masa transisi psikologis dari terbiasa di rumah menuju terbiasa di sekolah. Si kecil pun merasa “kenal” dengan pakaiannya dan tidak sabar memakai seragam barunya di hari pertama nanti.
4. Ajak anak menyiapkan perlengkapan sekolah
Sama seperti seragam baru, menyiapkan perlengkapan sekolah selalu jadi momen spesial bagi anak. Moms bisa mengajak si kecil pergi ke toko buku dan alat tulis untuk membeli beberapa perlengkapan sekolah. Biarkan si kecil memilih sendiri tema perlengkapan sekolah yang dia inginkan.
Di rumah, atur sedemikian rupa agar semua perlengkapan itu siap dipakai si kecil. Mulai dari tempat bekal dan minum, tas, sepatu, alat tulis, pensil warna atau krayon, buku gambar, dan sebagainya.
Libatkan si kecil saat menyiapkan barang tersebut, sehingga anak tahu mana saja barang-barang miliknya. Plus, melatih tanggung jawab sedini mungkin.
5. Temani anak saat hari pertama sekolah
Nah, ini yang paling penting, Moms. Sebaiknya Moms dan Dads turun tangan langsung menemani si kecil di hari pertama sekolahnya. Momen istimewa ini tidak datang dua kali.
Kehadiran orangtua bakal membuat anak merasa diperhatikan, didukung, dan disayang.
Moms dan dads juga boleh menunggui si kecil sambil melihat bagaimana ia beradaptasi dengan lingkungan barunya. Namun, usahakan sedikit menahan diri jika si kecil tengah bersama guru.
Kalaupun ia menangis, selama guru masih bisa mengatasi, biarkan saja. Baru jika si kecil memang belum ingin berpisah dengan Moms atau Dads, Moms bisa mengintervensi dengan mendampingi si kecil selama kegiatan sekolah berlangsung.
Sumber: popmama
Memiliki anak yang sehat dan cerdas adalah impian para orangtua. Namun hal tersebut dapat terwujud tak luput dari peran orangtua dalam mendukung tumbuh kembang si kecil. Namun, bagaimana jika Ayah Dan...
Menghadapi masalah diare pada anak seringkali membingungkan, terutama terkait dengan pertanyaan apakah anak yang sedang mengalami diare seharusnya menghindari konsumsi susu. Disebut mengalami...
Vaksin influenza biasanya memiliki rekam jejak yang baik dan diketahui tidak memiliki terlalu banyak efek samping. Namun, dalam beberapa kasus, ada beberapa efek samping umum yang mungkin Mama amati d...
WhatsApp ×