Ahli neuropsikologi anak di University of Minnesota telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meneliti fenomena tantrum dan alasan di balik letupan emosi brutal yang kerap terjadi pada anak. Ternyata, l...
Senin, 18 Mei 2020 | 09:29 WIB Penulis :
Rambut tebal, lebat, dan keriting membutuhkan perawatan khusus, karena tekstur rambut keriting cenderung rentan terhadap kerusakan.
Tapi harus diperhatikan kalau penanganan dalam merawat rambut keriting anak-anak dan orang dewasa itu berbeda, mengingat kulit kepala anak yang masih sangat sensitif dengan berbagai produk perawatan rambut.
Berikut beberapa saran untuk Mom dalam merawat rambut keriting si Kecil. Ingat Mom, perlakukan dengan lembut ya!
Rambut lurus sering sekali keramas untuk menghilangkan kelebihan minyak.
Namun, untuk jenis rambut keriting justru cenderung kering dan tidak terlalu berminyak.
Bersihkan rambut keriting si Kecil hanya dua kali seminggu dengan menggunakan sampo bayi yang lembut.
Keramas terlalu berlebihan pada rambut keriting justru bisa menghilangkan minyak alami dari kulit kepala dan membuat rambut keriting semakin kering dan rapuh.
Saat keramas, sebaiknya gunakan air dingin untuk membasahi rambut keriting.
Saat selesai keramas, disarankan untuk mengeringkan rambut dengan handuk sebentar saja.
Selanjutnya, biarkan rambut keriting kering secara alami.
Sisir menggunakan jari Mom, sedikit demi sedikit pisahkan rambut keritingnya yang mengumpul agar setelah kering dan ingin disisir rambut si Kecil tidak kusut.
Rambut keriting perlu dipangkas lebih sering dibandingkan rambut lurus karena rambut keriting lebih cepat kering, terutama di ujung rambutnya yang sangat mudah pecah karena kusut.
Namun, tak sedikit Mom khawatir kalau terus menerus memotong rambutnya, rambut si Kecil akan sulit tumbuh.
Sebaliknya Ma, rambut keriting ternyata sangat cepat tumbuh kembali lho.
Source: Popmama.com
Ahli neuropsikologi anak di University of Minnesota telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meneliti fenomena tantrum dan alasan di balik letupan emosi brutal yang kerap terjadi pada anak. Ternyata, l...
Tak ada yang bisa menggantikan peran pentingnya orangtua dalam kehidupan anak. Baik peran orangtua dalam kesehatan anak, peran orangtua dalam pendidikan anak, dan lain sebagainya. Dalam artikel ini...
Ketika Mama memiliki balita yang suka pilih-pilih makanan, seringkali timbul rasa khawatir tentang apakah si Kecil telah mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Ada beberapa solusi yang bisa Mama la...
Tidak mudah untuk mengakhiri rengekannya ketika Moms akan pergi. Belum lagi ketika di perjalanan atau sedang bekerja, Moms akan selalu memikirkan ia sedang mencari-cari Moms. Ketika anak sudah besa...
WhatsApp ×