Media sosial beberapa waktu terakhir diramaikan dengan video orang tua yang mengajak bayinya menonton konser. Tidak satu video saja yang beredar, tetapi ada video serupa lainnya yang membuat warganet ...

Jumat, 23 Desember 2016 | 16:35 WIB Penulis : Erni Wulandari
Ruam popok merupakan peradangan yang terjadi pada kulit bayi yang tertutup popok. Tanda yang umum terlihat berupa bintik-bintik kemerahan di kulit sekitar alat kelamin, paha, dan pantat. Meski bukan tergolong penyakit yang serius, ruam popok dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman, sehingga menjadi rewel.
Terjadinya ruam popok dapat disebabkan keadaan lembab pada kulit bayi akibat telat mengganti popok. Cairan kencing, kadang tercampur tinja, yang tertampung di dalam popok, mengandung zat yang dapat mengiritasi kulit bayi. Lapisan pertahanan pada kulit bayi belum berkembang dengan baik, sehingga zat yang menyebabkan iritasi itu mudah masuk.
Lantas, bagaimana agar bayi terhindar dari ruam popok? Dr. Frecillia Regina, Sp.A, IBCLC yang ditemui pada acara peluncuran popok bayi Pokana Super Boy & Girl di Bandung beberapa waktu lalu, memberikan kiat-kiatnya berikut ini:
Sumber : Parenting
Media sosial beberapa waktu terakhir diramaikan dengan video orang tua yang mengajak bayinya menonton konser. Tidak satu video saja yang beredar, tetapi ada video serupa lainnya yang membuat warganet ...
Menangis kejer, berguling-guling di lantai, hingga memukuli diri sendiri atau orang lain umum dilakukan anak saat tantrum. Untuk lebih memahami si kecil saat tantrum, yuk kenali apa saja penyebabnya. ...
Saat menyusui, ibu biasanya dilarang makan makanan pedas. Kata para orangtua zaman dahulu, kalau makan makanan pedas, rasa ASI juga ikutan pedas. Akibatnya, bayi yang disusui menjadi sakit perut dan l...
Kesempatan bermain dengan bebas akan mendorong perkembangan yang sehat bagi si kecil. Simone Suckerman melihat bagaimana permainan imajinatif dapat bermanfaat bagi bayi dan balita. Ternyata ketika si ...
WhatsApp ×