Lakukan 7 Langkah Ini Agar Bayi Bebas Ruam Popok

Jumat, 23 Desember 2016 | 16:35 WIB Penulis : Erni Wulandari


Ruam popok merupakan peradangan yang terjadi pada kulit bayi yang tertutup popok. Tanda yang umum terlihat berupa bintik-bintik kemerahan di kulit sekitar alat kelamin, paha, dan pantat. Meski bukan tergolong penyakit yang serius,  ruam popok dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman, sehingga menjadi rewel.

Terjadinya ruam popok dapat disebabkan keadaan lembab pada kulit bayi akibat telat mengganti popok. Cairan kencing, kadang tercampur tinja, yang tertampung di dalam popok, mengandung zat yang dapat mengiritasi kulit bayi. Lapisan pertahanan pada kulit bayi belum berkembang dengan baik, sehingga zat yang menyebabkan iritasi itu mudah masuk. 

Lantas, bagaimana agar bayi terhindar dari ruam popok? Dr. Frecillia Regina, Sp.A, IBCLC  yang ditemui pada acara peluncuran popok bayi Pokana Super Boy & Girl di Bandung beberapa waktu lalu, memberikan kiat-kiatnya berikut ini:

  • Cuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebelum memegang bayi.
  • Bersihkan kulit sekitar kelamin bayi setiap kali ia buang air besar maupun kecil. Dianjurkan menggunakan air hangat suam kuku, kemudian keringkan dengan menepuk sampai benar-benar kering terutama bagian lipatan paha. Hindari menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol atau bahan kimia yang dikhawatirkan dapat menimbulkan reaksi alergi.
  • Pilih popok bayi yang tidak terlalu ketat untuk memudahkan sirkulasi udara dan kulit bayi bebas bernapas.
  • Meski memiliki daya serap tinggi, Mama tetap perlu mengganti  popok bayi tiap 3-4 jam, terutama pada malam hari. Mengganti popok lebih dari 6 kali sehari melindungi kulit bayi dari ruam popok dan infeksi saluran kemih.
  • Tidak dianjurkan menggunakan bedak karena apabila terhirup bayi, kurang baik untuk pernapasannya.
  • Jika bayi sedang mengalami ruam popok, gunakan krim yang mengandung zinc atau petroleum gel. Oleskan pada kulit yang kemerahan, diamkan sejenak, baru pakaikan popok.
  • Sesekali biarkan bayi tidur dan bermain tanpa menggunakan popok bayi.

 

Sumber : Parenting

Artikel Lainnya

Beberapa orang menganggap ada beberapa makanan penghambat ASI yang pantang dikonsumsi ibu menyusui. Tetapi sebenarnya tidak ada peraturan yang keras tentang hal tersebut. Berita bagusnya? Makanan u...

Banyak penelitian menyebutkan, hampir 100% penyakit kanker serviks disebabkan humman papillomavirus (HPV) yang menyebar lewat hubungan seksual. Namun menurut dr. med. Ferdhy Suryadi Suwandinata, SpOG....

Mengobati mata anak sering berkedip sebenarnya tergantung dari apa penyebabnya. Menurut American Academy of Ophthamology beberapa penyebab mata anak sering berkedip mungkin juga memerlukan p...

Kini wanita yang sedang hamil namun tetap aktif bekerja bukan lagi hal yang asing. Banyak sekali para calon ibu hebat yang tetap menjalani rutinitas kerja seperti biasa selama mengandung. Tentunya, ib...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................