Sodium lauryl sulphate (SLS) adalah surfaktan dan deterjen sintetis. Surfaktan berarti menghasilkan gelembung. SLS disebut juga anionic surfactant, dalam istilah yang sangat sederhana, mengurangi kete...
Rabu, 06 Maret 2024 | 16:06 WIB Penulis :
Melansir Nature and Science of Sleep, tidak ada alasan pasti yang menjadi penyebab sleep regression pada bayi dan ini akan membuat Moms lebih frustasi.
Tidak seperti ketika bayi sedang tumbuh gigi atau sakit, Moms tidak dapat mengetahui seperti apa sleep regression pada bayi akan datang.
Namun, sejumlah faktor dapat menyebabkan bayi tidak nyaman atau membuatnya cemas, yang menyebabkan sleep regression pada bayi seperti:
Selama sleep regression pada bayi, mungkin Si Kecil tidak seperti sebelumnya yang kalem dan lembut.
Itu karena bayi yang berumur 4 bulan menjadi senang beraktivitas dan mulai memahami dunia di sekitar dengan cara-cara baru.
Melansir PLoS One, meskipun sleep regression pada bayi adalah hal yang normal, namun tetap saja hal tersebut akan berpengaruh kepada bayi dan Moms, terutama masalah kelelahan dan kurang tidur.
Meskipun tidak banyak yang dapat dilakukan untuk menghilangkan hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan.
Terutama untuk memberikan kebiasaan tidur yang sehat untuk bayi.
Berikut ini cara mengatasi sleep regression pada bayi:
Latih Si Kecil untuk bisa membedakan waktu siang dan malam.
Cara mengajarinya cukup mudah, pada pagi hari, Moms hanya perlu membuka tirai jendela agar cahaya masuk dan Si Kecil terbangun. Lalu, ajak ia bermain.
Sebaliknya pada malam hari, Moms perlu untuk meredupkan lampu kamar dan mematikan televisi agar Si Kecil merasa lebih tenang dan cepat mengantuk.
Kadang-kadang orang tua melewatkan hal ini, sehingga membuat bayi rewel, lelah dan keinginan untuk tidur pun menghilang.
Cobalah untuk membuat bayi tertidur segera setelah Moms melihat tanda-tanda seperti menggosok mata, menguap, menjadi kurang tertarik pada mainannya, dan mulai rewel.
Orang tua terkadang percaya bahwa membiarkan bayi tidur di siang hari akan menyebabkan Si Kecil memiliki tidur malam yang kurang, namun hal tersebut tidak tepat.
Bayi yang cukup istirahat di siang hari akan lebih tenang dan lebih mudah mengantuk di malam hari.
Pada usia empat bulan, sebagian besar bayi tidur total 14-15 jam dan memiliki waktu tidur siang 3-4 jam per hari.
Cara mengatasi sleep regression pada bayi selanjutnya adalah perbanyak aktivitas siang hari.
Saat siang hari, jika Si Kecil tidak mau tidur siang Moms bisa perbanyak aktifitas yang melibatkan Si Kecil.
Seperti mengajaknya berbicara, bermain, bernyanyi atau melatih kemampuan barunya di sela waktu tidur siang.
Hal ini akan membantu menstimulasi waktu tidur malam yang lebih panjang.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan agar Si Kecil nyaman sebelum tidur.
Moms bisa menyiapkan, seperti:
Itu dia Moms penjelasan mengenai sleep regression pada bayi.
Sleep regression hanyalah satu dari beberapa tantangan dalam membesarkan bayi dan tahapan tumbuh kembangnya. Jadi, selalu jaga kesehatan Si Kecil ya!
Source : https://www.orami.co.id/
Sodium lauryl sulphate (SLS) adalah surfaktan dan deterjen sintetis. Surfaktan berarti menghasilkan gelembung. SLS disebut juga anionic surfactant, dalam istilah yang sangat sederhana, mengurangi kete...
Bunda tentu pernah mendengar diet berdasarkan golongan darah yang digagas naturopath Peter J. D’Adamo. Menurutnya, makanan yang Bunda makan akan bereaksi sesuai dengan golongan darah. Sebab itu ...
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab baby blues pada moms. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, seperti perubahan peran dan tanggung...
Acara menyikat gigi bisa menjadi ajang bermain yang menyenangkan bagi anak. Selain karena bisa meniru tingkah laku orang dewasa, ia dapat mencicipi rasa pasta gigi yang menarik. Saking doyannya, beber...