Ada banyak metode memasak yang bisa digunakan untuk mengolah makanan. Salah satunya adalah metode slow cooking atau memasak lambat. Mengutip Slow Cooking Perfected, metode ini menggunakan panci slow c...

Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:06 WIB Penulis :
Apakah buah hati Anda mulai memainkan gelembung ludah yang keluar dari mulutnya? Jangan dilarang. Orangtua cukup memantaunya dengan saksama.
Faktanya, bermain gelembung ludah punya manfaat bagi tumbuh kembang bayi.
Dalam medis, aktivitas bermain ludah pada bayi disebut dengan blowing raspberries atau razzies. Kegiatan ini biasanya dilakukan bayi sejak usia 5 bulan, tergantung dari kondisi si kecil.
Melansir Parenting First Cry, berikut beberapa manfaat bermain gelembung ludah bagi tumbuh kembang bayi:
Meniup gelembung ludah membantu bayi melatih otot-otot yang diperlukan untuk menggerakkan bibir secara mandiri, terpisah dari rahang dan lidah.
Aktivitas bermain gelembung ludah pada bayi juga dapat meningkatkan ketegangan bibir, yang diperlukan untuk mempersiapkan si kecil makan dan minum sendiri.
Selain itu, saat bayi meniup gelembung ludah, ia juga mungkin akan membuat suara-suara lucu. Hal ini turut melatih otot-otot pada lidah, bibir, dan pipinya secara bersamaan.
Meniup gelembung ludah juga dapat membantu perkembangan bahasa dan kemampuan berbicara pada bayi. Pasalnya, saat bayi mulai bermain gelembung ludah, ia mungkin akan mengeluarkan ocehan-ocehan yang menyerupai huruf alfabet.
Dijelaskan oleh dr. Reza Fahlevi, Sp. A, bayi yang meniup gelembung ludah merupakan tanda bahwa ia sedang bereksperimen dengan mulutnya. Aktivitas ini juga dapat menjadi tahap awal dari perkembangan bicaranya.
“Memainkan gelembung ludah merupakan salah satu stimulasi oral motor. Jadi, dengan dia mencoba menggembungkan pipi dan meniup ludahnya, kemampuan bicaranya juga turut berkembang tanpa disadari,” ucap dr. Reza.
Bermain ludah juga membantu proses tumbuhnya gigi bayi. Sebab, kelebihan air liur yang dihasilkan saat bayi meniup gelembung bisa membantu melembutkan gusi. Hal ini baik untuk mempersiapkan kemunculan gigi pertamanya.
Memainkan gelembung ludah adalah tonggak kecil, namun berarti untuk si buah hati. Artinya, orangtua perlu mengambil peran dalam mendorong keterampilan bicara dan bahasa pada anak.
Beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua adalah sebagai berikut:
Sebagian besar bayi meniup gelembung ludahnya pada usia 5 bulan. Jika bayi Anda tidak demikian, tidak perlu panik berlebihan.
Pasalnya, tahap tumbuh kembang setiap bayi tidak melulu sama. Bahkan, ada sebagian bayi yang tidak memainkan gelembung ludah, namun langsung mengeluarkan suara dengan bibir dan mulutnya.
Akan tetapi, jika bayi tak bermain gelembung ludah dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengeluarkan suara dari mulutnya saat menginjak usia 8 bulan, Anda sebaiknya membawa si buah hati ke dokter.
Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kondisinya. Jika memang ditemukan masalah neurologis, dokter bisa segera melakukan penanganan lebih lanjut sebelum terlambat.
Sumber: klikdokter.com
Ada banyak metode memasak yang bisa digunakan untuk mengolah makanan. Salah satunya adalah metode slow cooking atau memasak lambat. Mengutip Slow Cooking Perfected, metode ini menggunakan panci slow c...
Hamil di usia 30an, ada beberapa kelebihan yang bisa didapat. Mulai dari kesiapan mental hingga fisik serta finansial. 1. Pada usia ini, bagi para perempuan karier, kita sudah memiliki karier yang ...
Melihat perkembangan si kecil dari waktu ke waktu tentu saja menjadi hal yang membahagiakan. Pada usia 11 bulan, bayi sudah pandai berdiri dan mampu melontarkan beberapa celotehan lho Moms. Lalu apa s...
Saat berobat ke dokter dalam kondisi menyusui, salah satu hal yang menjadi kekhawatiran para ibu adalah apakah obat yang dikonsumsi nantinya berefek pada ASI. Untuk itu, penting bagi ibu untuk men...
WhatsApp ×