Ini Tahap Perkembangan Motorik pada Bayi Usia 9-12 Bulan

Selasa, 03 Juni 2025 | 16:28 WIB Penulis :


Motorik Kasar

Motorik kasar merupakan perkembangan gerakan-gerakan si Kecil dalam menggunakan otot-otot besar pada anggota tubuhnya, contohnya tengkurap, merangkak, berjalan, duduk dan bahkan berlari. Agar bisa memberikan rangsangan yang tepat dan mengetahui tahapan perkembangan sistem motorik si Kecil, MomDad perlu memahami tahap-tahap perkembangan motorik. Perkembangan motorik kasar bayi saat usianya menginjak 9-12 bulan meliputi:

  • Anak akan berdiri, berpegangan dan merayap di sekeliling furnitur.
  • Beberapa anak sudah dapat berdiri sendiri dan mulai melangkah mandiri (beberapa langkah).
  • Leher Anak sudah bisa tegak saat merangkak.
  • Anak sudah dapat mengeksplorasi lingkungan dan berpindah dari posisi satu ke posisi lain, seperti merangkak kemudian duduk lalu berdiri berpegangan.
  • Menopang tubuh menggunakan tangan dan kaki saat berpindah-pindah posisi (Gambar 1).
  • Anak sudah bisa mempertahankan posisi duduk saat melempar objek.

Waspada jika:

  • Anak merasa kesulitan berdiri karena tungkai bawah kaku dan telapak kaki jinjit.
  • Anak hanya menggunakan lengan untuk menarik diri ke posisi berdiri (kelemahan tungkai bawah).
  • Anak duduk dengan topangan beban hanya di satu sisi.
  • Lengan menekuk kaku atau sebaliknya terentang dengan kaku.
  • Membutuhkan kedua tangan untuk menopang posisi duduk.
  • Kesulitan dalam mengontrol kepala pada posisi tegak.

 

Motorik Halus

Motorik halus yaitu kemampuan si kecil yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan, misalnya: 

  • Mempertemukan kedua tangan (tepuk tangan).
     
  • Memindahkan objek dari suatu tempat ke tempat lain yang memiliki bukaan lebar (transferring objects).
  • Pincer grasp (menjimpit), dan semakin berkembang si kecil akan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk mengambil benda kecil

Anak mulai menyukai permainan yang melibatkan berbagai tekstur atau sensor lain, seperti bermain dengan botol yang diisi dengan berbagai objek yang dapat menimbulkan bermacam-macam suara. Menggunakan kedua tangan untuk bermain dan mengeksplorasi mainan.

Waspada jika:

Anak bereaksi atas ketidaksukaan yang ekstrim terhadap sentuhan atau tekstur baru. Anak tidak menggunakan ujung jari (menjimpit atau pincer grasp) untuk mengambil objek kecil. Itu adalah beberapa tahap perkembangan motorik pada anak usia 9-12 bulan yang perlu MomDad ketahui dan pahami. Perlu diingat bahwa Momada tidak bisa menyamaratakan kemampuan motorik anak dengan teman sebayanya. Sebab, kemampuan motorik tiap anak berbeda-beda, baik dalam kekuatan maupun ketepatannya. Semua tergantung pada stimulasi yang MomDad ajarkan pada si Kecil.

 

Source : primaku.com

Artikel Lainnya

Salah satu hal yang sering kali mencemaskan para ibu menyusui adalah jika ASI yang dikeluarkan terlihat encer. Pasalnya, ada yang mengatakan bahwa ASI yang encer berarti kurang bernutrisi, sementara a...

Selain mandi, pijat juga disarankan pakar untuk memberikan stimulasi kepada bayi. Tetapi yang terpenting, ini harus dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Dr dr Irwanto, SpA(K) dari Fakultas Kedokter...

Mungkin Moms pernah mendengar bahwa lidah buaya merupakan tanaman dengan berbagai khasiat. Lidah buaya juga seringkali dipakai sebagai salah satu bahan dalam skincare, termasuk skincare ...

Pilihan popok bayi kini kian banyak ragamnya. Selain popok sekali pakai atau yang sering disebut pospak, Anda juga bisa memilih clodi atau cloth diaper sebagai alternatif. Clodi adalah popok kain y...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................