Ini Bahaya Menutup Stroller dengan Selimut Agar Anak Tak Kena Sinar Matahari

Jumat, 29 Juli 2016 | 16:25 WIB Penulis : Erni Wulandari


Mengajak si kecil keluar rumah dan meletakkannya di stroller boleh saja dilakukan. Tapi sebaiknya, jangan gunakan selimut untuk menutupi stroleer agar si kecil tak terpapar sinar matahari ya Ayah dan Bunda.

Sebab, studi terbaru yang dilakukan peneliti di Swedia menemukan bahwa melindungi anak dari sinar matahri dengan menutupi strollernya menggunakan selimut atau kain bisa mengurangi sirkluasi udara. Akibatnya, bayi bisa merasa seperti terperangkap di tungku yang panas.

"Saat ditutupi seperti itu, anak bisa merasa seperti di dalam termos. Selain itu, sirkulasi udara di dalam stroller juga buruk dan pastinya, akan sulit pula melihat si kecil di dalam stroller bukan ketika bagian atas stroller tertutup kain atau selimut? tutur dokter anak di Stockholm, Svante Norgren, dikutip dari Mirror.

saat bayi di stroller, mereka lebih rentan terhadap suhu panas. Sebab, suhu tubuh bayi bisa meningkat lima kali lebih cepat dibanding anak yang lebih tua.

untuk menguji teori ini, Svenska Dagbladet melakukan eksperimen di mana di suhu udara 22 derajat celcius.sebuah stroller ditutupi selimut dan dibiarkan selama setengah jam. Diketahui, suhu di dalam kereta dorong bayi meningkat menjadi 37 derajat celcius.

Suhu panas bisa membuat bayi mengalami overheating. Apalagi, kemampuan bayi untuk mendinginkan suhu tubuhnya dengan cara mengeluarkan keringat belum terlalu baik. Jika terpapar suhu panas sampai 40 derajat, disebutkan sudah bisa terjadi cedera serius pada otak dan ginjal.

Sedangkan, SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) Australia menyebutkan stres thermal atau overheating berkontribusi pada SIDS selama bertahun-tahun. Untuk itu, penting menghindari overheating guna mencegah terjadinya SIDS.

Jika memang ingin menghindari udara yang dingin saat anak diajak pergi menggunakan stroller, cukup pakaikan kaos kaki si anak atau gunakan selimut yang tidak terlalu tebal untuk menutupu sebagian tubuh anak. Dengan begitu, sirkulasi udara di stroller tetap baik. Perhatikan pula bahwa anak tidak kepanasan dan tidak dehidrasi.

 

Sumber : health.detik.com

Artikel Lainnya

Warna pup bayi sering kali berubah-ubah. Apalagi jika si kecil usianya masih di bawah 1 tahun, yang artinya sistem pencernaan bayi masih beradaptasi dengan asupan yang dikonsumsinya. Selain itu, wa...

Kulit bayi seharusnya lembut dan mulus. Eksim atau eczema dapat muncul sebagai bercak merah dan berkerak pada kulit bayi Mom selama beberapa bulan pertama. Hal ini cukup normal terjadi dan bisa diobat...

Ini penting, Bun. Suasana makan yang menyenangkan akan membuat anak berselera untuk makan. Sebaliknya jika waktu makan tidak menyenangkan, anak akan mengaitkan kegiatan makan dengan sesuatu yang membu...

Ruam popok sering kali terjadi pada bayi, terutama sekitar usia 9-12 bulan. Ruam semacam ini kadang memang sulit dihindari. Jangan khawatir ruam popok merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan dapat ...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................