8 Alasan Bayi Menarik Puting Ibu Saat Menyusu

Kamis, 12 November 2020 | 13:35 WIB Penulis :


Apakah bayi Anda suka tidak bisa diam atau justru mencakar dada Anda saat sedang menyusu? Apa ia berusaha “kabur” dari menyusu sambil menarik puting Anda di mulutnya dan jadi menangis rewel?

Bayi bisa melakukan ini karena beberapa alasan. Selama berat badannya terus bertambah dan tampak kenyang setiap kali usai menyusu, tak usah terlalu khawatir di kali lain si kecil kembali berulah.

Bayi suka menarik puting ibu saat menyusu karena…

1. Posisi menyusu yang tak nyaman

Ketika posisi bayi melekat dengan baik pada payudara, ia akan lebih mungkin untuk tetap santai dan tenang selama menyusu. Jika posisinya kurang pas, si kecil mungkin akan terus menarik diri untuk mencoba lagi. Mulut bayi harus diposisikan dengan benar pada puting susu Anda agar ia dapat mengisap susu ke dalam mulutnya.

Anda bisa bantu si kecil menempel benar saat menyusu dengan membuka mulutnya perlahan dengan satu jari dan masukkan puting Anda ke dalam mulutnya sambil mendekap tubuhnya lebih dekat dengan Anda. Mulut bayi saat menyusui seharusnya mengerucut, bukan meregang tertarik.

2. Belum mau menyusu

Kadang, menebak apa yang sebenarnya diinginkan bayi bisa menjadi tantangan tersendiri. Tak ada salahnya untuk menawarkan menyusu. Jika bayi Anda terus rewel, menggeliat berusaha kabur, dan menarik puting Anda dari awal ketika ditawarkan menysu, mungkin ini hanya karena ia belum mau makan saat itu. Anda bisa coba lagi nanti.

3. Lelah

Beberapa bayi akan selalu dengan senang hati menyusu untuk membantu mereka terlelap. Beberapa akan tetap menyusu sambil merengek melawan kantuk, terutama jika mereka sangat lelah. Ia mungkin hanya perlu tidur.

Coba membawanya ke ruangan yang lebih tenang sebelum tidur untuk membantunya menenangkan diri. Pastikan bayi tidak kepanasan atau kedinginan. Tidak peduli apa alasan bayi Anda menangis, digendong dan didekap oleh kehangatan dan kenyamananan menawarkan rasa aman dan dapat menenangkan tangisannya.

4. Perhatiannya teralihkan

Bayi yang baru lahir akan bahagia dan cuek saja menyusu selama satu jam lebih, karena bayi yang baru lahir suka menyusu. Tapi setelah mereka beranjak sedikit lebih “dewasa” (enam minggu pertama atau lebih), bayi akan jauh lebih mudah teralihkan perhatiannya selama waktu-waktu ini karena ia sudah lebih sosial dan mampu berinteraksi dengan sekitarnya.

Si kecil ingin menyusu, tapi ia juga ingin bermain dan tertawa bersama Anda di satu waktu. Dia sangat tertarik pada lingkungan sekitarnya, mengkin melirik cahaya-cahaya menarik dari TV atau saudaranya yang sedang asyik bermain di dekat Anda. Ini dapat sangat membuat bayi kewalahan dan dapat menyebabkan mereka rewel dan menarik diri dari menyusui. Cobalah untuk meminimalisir gangguan ketika Anda menyusuinya dan lihat apakah rengekannya terus berlanjut.

5. Sedang sakit atau dalam masa-masa tumbuh gigi (teething)

Apakah si kecil baru pilek belakangan ini? Kadang hidung tersumbat dapat membuat bayi menarik puting saat menyusu atau botol karena sulit baginya untuk menghisap dan bernapas pada saat yang sama. Sariawan di mulut juga bisa menjadi penyebab mengapa ia jadi sulit menyusu.

Jika bayi tidak sakit namun tetap ogah-ogahan menyusu, mungkin ia sedang teethingTeething alias masa-masa tumbuh gigi dapat berlangsung selama beberapa minggu atau bulan sebelum gigi pertamanya benar-benar mencuat ke permukaan. Beberapa bayi tidak menyukai sensasi gesekan antara gusi dan payudara saat menyusu, yang mungkin menambah rasa tak nyamannya. Untuk membantunya, biarkan ia menggerogoti sesuatu (mainan teething atau jempolnya) sebelum mulai menyusu atau begitu ia melepaskan diri.

6. Aliran ASI terlalu lambat

Menarik puting, merengek, menggeliat, mencakar atau memeras payudara, mencoba untuk kembali menempel berulang kali. Bayi agresif ini frustrasi oleh kurangnya susu dan menarik puting adalah caranya untuk berharap bahwa akan ada lebih banyak susu ketika dia kembali menempel.

Alihkan si kecil ke sisi payudara lain dapat membantunya tenang. Anda dapat bolak-balik berganti sisi beberapa kali jika Anda perlu. Payudara terus memproduksi susu; Anda bisa memijat payudara Anda untuk mencoba merangsang pengeluaran lebih banyak susu.

7. Aliran ASI terlalu deras

Jika bayi Anda meneguk ASI berisik, belepotan, dan hampir tak berjeda, serta sering bolak-balik melepas dan menempel kembali mungkin tandanya ia kerepotan oleh begitu derasnya aliran ASI Anda. Mungkin ia sulit bernapas dengan nyaman karena hal ini.

Jika si kecil tetap rewel, berikan ia waktu sejenak untuk beristirahat dan menenangkan diri sebelum kembali menempel pada Anda. Posisikan ia setegak mungkin daripada menyusu sambil berbaring, dan sandarkan tubuh Anda ke belakang sehingga tenggorokannya lebih tinggi daripada payudara Anda. Tekan ke bawah daerah payudara Anda di sekitar hidungnya untuk memberikan si kecil akses udara yang lebih banyak. Coba sedikit tekuk kedua lututnya ke arah dadanya saat menyusu. Posisi ini tampaknya ampuh membantu bayi menyusu lebih nyaman, dibanding jika harus menyusu sambil selonjoran.

8. Ia sudah kenyang

Ketika bayi sudah mulai kenyang, ia mungkin akan menarik puting Anda sebelum kembali menempel untuk menyusu lagi. Kalau ini yang sering dilakukan oleh bayi Anda, biarkan bayi memberikan sinyalnya sendiri untuk memberi tahu Anda jika ia benar-benar sudah kenyang.

Bantu dia menempel kembali ke payudara untuk melihat apakah ia akan meneruskan makan. Jika dia menarik diri lagi dan tampaknya nyaman dan tenang, artinya ia sudah kenyang dan tepuk-tepuk punggungnya untuk membuat si kecil sendawa.

Source: hellosehat.com

Artikel Lainnya

Menyusui merupakan proses pemberian nutrisi pada bayi yang dilakukan oleh ibu melalui air susu ibu atau yang biasa disebut dengan ASI. ASI ini merupakan makanan yang sangat baik dan memiliki kandungan...

Menjaga kehamilan merupakan salah satu hal wajib bagi setiap wanita. Menjalani masa kehamilan memang bukan perkara mudah mengingat banyak hal yang harus Bunda lakukan dan hindari. Dalam hal ini diperl...

Semua tentu setuju bahwa buah semangka dapat membantu mengurangi risiko dehidrasi. Rasanya yang segar dan kandungan airnya membuat buah ini banyak digemari. Buahnya yang berwarna merah menggoda menjad...

Saat sahur tiba, Bunda memiliki waktu yang cukup padat untuk menyiapkan makanan dan menikmati makanan.  Namun, tiba-tiba balita Bunda ikut terbangun. Apa yang harus Bunda lakukan? Padahal Balita ...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................