Setiap orangtua pasti ingin memiliki anak yang cerdas. Ada berbagai cara yang bisa Bunda lakukan untuk membuat anak cerdas sejak dini. Berikut beberapa kesalahan dalam mendidik anak yang perlu Bunda t...
Selasa, 11 Mei 2021 | 11:27 WIB Penulis :
Salah satu tanda anak mengalami masa pubertas yaitu dengan adanya perubahan pada tubuh mereka.
Rata-rata masa pubertas terjadi pada anak yang berusia 9-14 tahun, sehingga Mom tidak perlu khawatir jika anak mengalami pubertas lebih lambat atau cepat dibanding dengan teman sebayanya.
Lalu, apa pengertian pubertas itu?
Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi reproduksinya menuju dewasa.
Pada umumnya, ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki dan perempuan berbeda. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi mulainya masa pubertas seperti faktor sosial, psikologis, nutrisi, fisis, penyakit kronis hingga etnis.
Pada umumnya, anak perempuan lebih cepat memasuki masa pubertas dibanding dengan anak laki-laki, yang rata-rata dimulai pada usia 11 tahun.
Terjadinya pubertas pada masing-masing anak sebagian besar ditentukan oleh faktor keturunan dan ras. Sementara sisanya yakni ditentukan oleh faktor lingkungan anak itu sendiri, seperti iklim, asupan nutrisi, stress, kondisi gangguan kesehatan kronis tertentu saat bayi dan anak-anak.
Saat memasuki masa pubertas, akan terjadi peningkatan produksi hormon pertumbuhan, hormon reproduksi, dan hormon androgen yang disebabkan oleh perubahan sinyal di dalam kelenjar hypothalamus di dalam otak.
Hormon-hormon seperti hormon pertumbuhan, progesteron, testosteron, dan estrogen ini yang nantinya akan mempengaruhi perubahan pesat pada jasmani, reproduksi, dan emosi anak di usia pubertas.
Perubahan fisik pada anak perempuan biasanya muncul 2 tahun sebelum menstruasi pertama datang. Berikut beberapa ciri-ciri yang terjadi pada anak perempuan saat masa pubertas.
Perubahan yang paling jelas pada fisik anak perempuan selama masa pubertas yaitu tumbuh kembang payudara yang terjadi dalam beberapa tahap.
Diawali dengan puting yang berubah menjadi sedikit lebih keras dan kemudian tumbuh kembang daerah di sekitar payudara menjadi lebih segar. Pertumbuhan payudara ini antara kanan dan kiri kadang tidak sama besarnya. Tidak perlu dikhawatirkan karena hal ini normal terjadi.
Anak perempuan yang tidak cukup memiliki pengetahuan tentang pubertas mungkin akan merasa panik dan sedih saat mengalami pertumbuhan payudara. Oleh karena itu, pendampingan Mom dibutuhkan ketika ia memasuki periode ini.
Perubahan fisik pada pubertas anak perempuan selanjutnya yaitu ditandai dengan tumbuhnya rambut di daerah tertentu, seperti pada ketiak, kaki dan sekitar kemaluan.
Terkadang, pada sejumlah anak masa pubertasnya diawali dengan tumbuhnya rambut di sekitar kemaluan terlebih dahulu dibanding dengan tumbuh kembang payudara.
Munculnya jerawat dapat disebabkan oleh perubahan hormon di masa pubertas. Perubahan hormon tersebut membuat kelenjar minyak lebih aktif dan akhirnya produksi minyak meningkat.
Tidak jarang, anak perempuan yang memasuki masa puber akan mengalami beberapa masalah di wajah seperti jerawat, wajah berminyak dan juga komedo.
Perubahan hormon yang terjadi juga dapat mengakibatkan bau badan tak sedap karena pengaruh kelenjar keringat yang berlebih.
Ciri-ciri masa pubertas pada anak perempuan selanjutnya yaitu peningkatan tinggi badan yang pesat.
Rata-rata anak perempuan tinggi badannya akan meningkat pesat ketika payudara sudah mulai berkembang. Dan juga ketika sudah mendapatkan haid pertama, pertumbuhan tinggi badan anak perempuan tidak akan sepesat sebelum haid.
Anak perempuan setelah menstruasi kebanyakan tinggi badannya akan bertambah sampai 5 cm.
Perubahan ukuran pinggul juga dapat menjadi ciri-ciri bahwa anak mengalami masa puber. Saat masa puber umumnya pinggang anak perempuan anak mengecil dan pinggulnya bertambah lebar. Perubahan ini akan membuat bentuk tubuh anak juga ikut berubah.
Ciri yang lainnya yaitu ditandai dengan keluarnya cairan bening atau berwarna putih dari vagina. Cairan ini adalah pertanda jika jumlah hormon estrogen mulai bertambah.
Tanda ini akan terjadi sejak setengah hingga setahun sebelum anak perempuan mengalami haid pertama.
Pada masa pubertas anak perempuan, mereka akan mengalami siklus menstruasi untuk pertama kali. Kebanyakan anak mendapatkan menstruasi pada tahun kedua setelah payudaranya tumbuh. Menstruasi pada anak perempuan beragam, ada yang dimulai dengan keluarnya darah berwarna merah cerah dan juga ada yang hanya bercak coklat.
Siklus haid pada awal masa haid perempuan umumnya tidak teratur, ada yang tiga minggu setelah haid sudah haid kembali dan ada juga yang lebih dari satu bulan baru haid lagi. Nantinya, setelah beberapa tahun setelah haid pertama, siklus haid akan berubah menjadi rutin dengan sendirinya.
Tidak hanya perubahan fisik yang terjadi saat anak perempuan mengalami masa pubertas, tetapi juga melibatkan perubahan emosional. Perubahan emosional ini disebabkan oleh perubahan siklus hormon estrogen dan progesteron.
Beberapa perubahan emosi yang tampak jelas pada anak diantaranya yaitu anak lebih sering mood swing yaitu perasaan gampang marah dan gampang gembira, sering berbeda pendapat dengan orang disekitarnya, sering murung, dan sangat sensitif.
Perubahan yang terjadi pada anak perempuan tak jarang membuat anak merasa tidak nyaman.
Source: www.ruangmom.com
Setiap orangtua pasti ingin memiliki anak yang cerdas. Ada berbagai cara yang bisa Bunda lakukan untuk membuat anak cerdas sejak dini. Berikut beberapa kesalahan dalam mendidik anak yang perlu Bunda t...
Bunda sering merasa kesal melihat anak suka coret-coret dinding? Perasaan jengkel memang tidak bisa dihindarkan. Tapi tahukah Bunda jika coretan yang dibuat si kecil merupakan bagian dari proses pertu...
Moms, Anda sekeluarga senang menonton film di bioskop? Anda juga bisa ajak balita untuk menonton, lho. Menonton bisa jadi rekreasi bagi Si Kecil yang menyenangkan. Selain terhibur, menonton juga memil...
Orang tua mungkin khawatir ketika melihat anaknya lebih sering menggunakan tangan kiri, karena kerap dianggap sebagai sebuah masalah. Apakah benar demikian? Salahkah Pakai Tangan Kiri? Seringkal...