Di Indonesia, jumlah pasien yang terinfeksi virus Corona atau COVID-19 terus bertambah. Agar tingkat penyebarannya tidak semakin parah, pemerintah menyarankan masyakarat untuk tetap berada di rumah da...
Kamis, 07 Desember 2023 | 16:51 WIB Penulis :
Anak-anak biasanya selalu meniru apa yang dilakukan oleh orang tua mereka. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memberikan contoh perilaku yang sopan kepada anak. Misalnya, selalu gunakan kata “terima kasih” dan “tolong” ketika menerima bantuan atau meminta bantuan dari orang lain.
Bermain peran bisa dijadikan kesempatan terbaik untuk mengajarkan anak sopan santun. Buat situasi dimana anak harus berperilaku sopan, seperti bermain peran belanja di supermarket. Anda bisa mengajarkan Ia cara meminta tolong mengambilkan barang ketika di supermarket, cara berterima kasih kepada pelayan supermarket, dan lain sebagainya.
Mengajarkan sopan santun kepada anak sebaiknya dilakukan secara bertahap, sesuai dengan usia mereka. Mengajarkan anak balita dan anak sekolah tentu tidaklah sama. Pastikan anak terlebih dahulu sudah menguasai dasar-dasar etika seperti cara meminta maaf, meminta tolong, serta berterima kasih. Ketika Ia beranjak dewasa, Anda bisa mulai mengajarkan hal yang lebih komplek, seperti etika bertamu, atau table manner.
Belajar dari kesalahan merupakan hal yang baik. Jadi, jika anak Anda melakukan kesalahan, maka koreksilah mereka sehingga bisa mendapatkan apresiasi yang lebih dalam tentang perilaku serta cara menerapkannya. Contohnya, Ketika Anda berbicara dan anak menyela, maka ajarkan kepadanya dengan lembut bahwa perilaku tersebut tidaklah pantas.
Ketika anak tumbuh dalam lingkungan yang menjadikan sopan santun sebagai kebiasaan, maka anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang sopan pula. Ketika anak melakukan hal yang Anda dan keluarga anggap tidak pantas, jangan mengomelinya. Daripada mengomel panjang lebar, lebih baik berikan alasan yang mudah Ia terima tentang mengapa perilaku tersebut tidak pantas Ia lakukan. Anak-anak lebih mudah mengingat tata krama atau aturan jika diberikan penjelasan singkat tentang mengapa perilaku tersebut tidak sopan.
Nah, mengajarkan anak sopan santun memang harus dibarengi dengan konsistensi serta perjalanan yang panjang. Selalu ingatkan anak untuk berperilaku sopan di setiap kesempatan.
Sumber:
https://www.altaschool.id/
Pertiwi, A. ‘Mulai Sejak Dini, Inilah 7 Cara Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak’, Theasianparent.com, [daring] Available at: https://id.theasianparent.com/sopan-santun
Nahdiat, B.N. (2021), ’10 Sopan Santun yang Harus Diajarkan pada Anak’, Fimela.com, 29 Juni 2021 [daring] Available at: https://www.fimela.com/parenting/read/4593913/10-sopan-santun-yang-harus-diajarkan-pada-anak
Setyanti, C.A. (2014), ’10 Sopan Santun yang Harus Diajarkan Kepada Anak’, Lifestyle.kompas.com, 11 Maret 2014 [daring] Available at: https://lifestyle.kompas.com/read/2014/03/11/1018286/10.Sopan.Santun.yang.Harus.Diajarkan.kepada.Anak
Dancow. (2020), ‘Menanamkan Nilai-nilai Sopan Santun pada Si Buah Hati’, Dancow.co.id, 14 November 2020 [daring] Available at: https://www.dancow.co.id/dpc/artikel/1-plus/sopan-santun-pada-si-kecil
Dewi, D.S. (2021), ‘7 Cara Mengajari Perilaku Sopan dan Santun pada Anak Sejak Dini’, Tirto.id, 03 November 2021 [daring] Available at: https://tirto.id/7-cara-mengajari-perilaku-sopan-dan-santun-pada-anak-sejak-dini-evSr
Di Indonesia, jumlah pasien yang terinfeksi virus Corona atau COVID-19 terus bertambah. Agar tingkat penyebarannya tidak semakin parah, pemerintah menyarankan masyakarat untuk tetap berada di rumah da...
Mams, sistem pencernaan bayi terutama yang baru lahir belum berkembang dengan sempurna, sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang lebih mudah dicerna. Dalam memilih susu formula anak, selain memperhati...
Squishy, mainan remas yang terbuat dari spons (berbahan material Polyurethane) ini sebenarnya bukan barang baru, sudah ada sejak tahun 1937. Diciptakan secara tidak sengaja oleh ilmuan berkebangsaan G...
Setiap orangtua menginginkan segala hal yang terbaik bagi anak-anaknya. Memberikan kasih sayang saja rasanya tak cukup. Butuh nutrisi bergizi seimbang serta stimulasi yang tepat agar tu...
WhatsApp ×