Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Selasa, 06 Februari 2024 | 17:20 WIB Penulis :
Saat bayi hendak makan dan makanannya masih dalam keadaan panas, biasanya Moms akan melakukan cara untuk membuat makanan tersebut jadi tidak panas sebelum disuapi ke dalam mulut bayi Anda, sehingga tidak akan membahayakan Si Kecil saat memakannya.
Anda mungkin saja akan mengipasi makanan tersebut dengan kertas atau meniupnya dengan mulut Anda. Namun, tahukah Moms bahwa meniup makanan Si Kecil ini ternyata bisa memberikan dampak negatif pada bayi Anda?
Melansir laman Times of India, meniup makanan Si Kecil saat hendak menyuapinya bisa berisiko merusak kesehatan gigi bayi Anda, bahkan sebelum giginya tumbuh. Saat Moms meniup makanan Si Kecil, bisa saja Anda menularkan bakteri penyebab kerusakan gigi pada bayi Anda, karena bakteri penyebab kerusakan gigi bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain.
Jadi, jika Moms memiliki masalah gigi berlubang dan Anda meniup makanan bayi Anda agar tidak terlalu panas, kemungkinan besar pada saat tersebut bakteri dari mulut Anda akan berpindah ke makanan dan kemudian masuk ke dalam mulut Si Kecil.
Saat bayi Anda lahir, ia tidak terpapar oleh Streptococcus mutans, sejenis bakteri yang bisa menyebabkan kerusakan pada gigi seperti gigi berlubang. Jenis bakteri ini dapat menghasilkan asam yang bisa menyebabkan gigi menjadi berlubang ketika ada makanan sisa yang tertinggal di gigi.
Nah, ketika Si Kecil kontak dengan bakteri Streptococcus mutans, hal ini bisa menyebabkan pembentukan plak dan kemudian akan berkembang di dalam rongga gigi bayi Anda, bahkan sebelum gigi Si Kecil mulai muncul. Proses kerusakan gigi Si Kecil yang diakibatkan oleh bakteri ini hanya memerlukan waktu 5-6 bulan.
Perlu diketahui bahwa gigi bayi adalah yang paling rentan terhadap bakteri, terlebih ketika gigi Si Kecil baru mulai berkembang. Menurut sebuah penelitian di Australia, kebanyakan anak terjangkit Streptococcus mutans dari ibu mereka. Bakteri ini biasanya menyebar ketika orang tua berbagi air liur dengan Si Kecil saat meniup makanan sang anak, makan dari sendok yang sama, dan mencium mulut bayi mereka.
Agar Si Kecil terhindar dari penularan bakteri yang bisa menyebabkan kerusakan pada giginya tersebut, Moms perlu melakukan beberapa hal berikut, yakni:
1. Cobalah untuk tidak meniup makanan bayi Anda dan jangan berbagi sendok atau air minum yang sama dengan Si Kecil.
2. Selalu jaga kebersihan dan kesehatan gigi Si Kecil dengan baik.
3. Bersihkan mulut bayi berulang kali dengan kain basah yang bersih, agar bakteri kehilangan kesempatan untuk berkembang biak di dalam mulut atau gigi Si Kecil.
Source : https://motherandbeyond.id/
4. Seka lidah, gigi, dan pipi Si Kecil secara berkala.
Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Dari segi penampilan, tanda lahir anak sering menimbulkan masalah. Perlukah Bunda khawatir? Yuk, cari tahu jenis-jenisnya : Hemangioma adalah sekelompok pembuluh darah yang tidak ikut aktif dalam p...
Asal tahu kiatnya, Bunda pasti tidak akan mengalami kesulitan berarti saat melakukan perjalanan bersama bayi Bunda meski sedang dalam masa menyusui. Praktis, mudah diberikan, tersedia kapan saja, d...
Anxiety atau kecemasan ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa. Anak-anak pun berpotensi mengalami kondisi ini. Ada beberapa jenis kecemasan yang perlu Anda waspadai dan kenali gejalanya pada a...
WhatsApp ×