Tips Mengatasi Anak Susah Mandi

Jumat, 29 Januari 2016 | 09:59 WIB Penulis : Erni Wulandari


Ketika anak sudah asyik bermain, beberapa ibu merasa kesulitan mengajak si kecil makan atau mandi terutama bila usianya masih di bawah lima tahun. Tak sedikit anak yang menjadi rewel serta tak berhenti menangis karena dipaksa sang ibunda melepaskan mainannya. Untuk menghadapi buah hati tercinta, berikut tips mengatasi anak susah mandi :

1. Bawa Mainan Anak
Salah satu cara mudah untuk mengajak anak membersihkan diri adalah membawa mainannya ke kamar mandi. Fifi yang memiliki dua putri berusia 2 dan 4 tahun itu mengatakan perlu mengajak balita perlahan-lahan agar dia tidak uring-uringan. Jika si kecil sedang main, izinkan anak bawa satu atau dua mainannya ke kamar mandi.

"Trik paling gampang ajak anak mandi adalah bawa mainan ke kamar mandi tapi satu atau dua saja nggak semua. Mainan bisa apa saja yang lagi dia pegang misalnya cangkir-cangkiran bisa dibawa ke kamar mandi, di satu sisi bagus buat motorik skill-nya, satu sisi anaknya jadi mau mandi".

2. Berikan Tantangan
Cara lainnya untuk mengajak anak yang susah mandi dengan memberikan tantangan.bisa menerapkannya dengan permainan sabun, bagaimana si kecil bisa membersihkan diri hingga bagian punggung. Anda juga bisa mencari tantangan lain untuk mengajak anak mandi sambil bermain. Ketika anak berhasil menyelesaikan tantangan tersebut, berilah si Kecil pujian.

"Anak-anakku suka ditantang, ketika mereka achieve itu kayak senang banget diulang-ulang terus ngomongnya. Kalau nanti mereka achieve nggak aku kasih hadiah tapi lebih pujian kayak 'pintar banget', jadi kalau susah mandi selalu kasih tantangan buat anak."

3. Berikan Peringatan
Ketika anak sangat sulit diajak mandi karena terlalu asyik bermain, Anda bisa memberikannya peringatan. Sebagai contoh, saat anak melawan perintah, Anda bisa tegaskan kepada si dia dengan tidak mandi maka tak diizinkan main keluar rumah. Berbagai peringatan ringan bisa Anda berikan kepada anak bila si kecil sudah sulit ditangani. Namun ingat, tidak dengan nada yang tinggi atau kata-kata kasar yang kurang baik untuk perkembangan psikologis anak ke depannya.
 

 


 

Artikel Lainnya

Kolesterol tinggi adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh orang dewasa. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan masalah kesehatan tersebut juga terjadi pada anak-anak. Kolesterol...

Kemampuan motorik adalah kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh anak sejak dini. Kemampuan ini dibagi menjadi dua, yakni motorik halus dan motorik kasar. Kemampuan motorik kasar melibatkan pergera...

Anak sering bereksperimen dengan kata, dan sangat ingin tahu bagaimana orang dewasa akan bereaksi. Hampir semua anak pernah mengatakan atau mengekspresikan kata kasar. Meski begitu, sering kali ia tid...

Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok yang biasa dikonsumsi setiap hari. Bahkan, anggapan “belum benar-benar makan kalau belum makan nasi” seperti sudah terpatri di pikiran ban...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................