Asal tahu kiatnya, Bunda pasti tidak akan mengalami kesulitan berarti saat melakukan perjalanan bersama bayi Bunda meski sedang dalam masa menyusui. Praktis, mudah diberikan, tersedia kapan saja, d...
Jumat, 20 Mei 2016 | 10:56 WIB Penulis : Erni Wulandari
Tak ada cara yang efektif mengatasi problema makan anak selain dengan mencari tahu penyebabnya. Jika anak Anda kurang berselera saat makan, coba beberapa tips ini.
* Jangan berikan susu atau jus menjelang waktu makan, sehingga anak sempat merasa lapar. Rasa lapar penting karena membuat anak memiliki selera makan sehingga makan dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhannya.
* Jika penyebabnya karena masalah kesehatan seperti sakit gigi, sariawan, tidak nyaman tenggorakan atau organ pencernaan, segera bawa anak mengunjungi dokter. Semakin cepat masalah kesehatan tertangani, makin cepat anak mau makan dengan porsi cukup.
* Bila anak enggan makan karena kerap mendapat tekanan, ciptakan suasana makan yang menyenangkan dan relaks. Sehingga anak tidak merasa tertekan saat makan dan dapat menikmati makanannya.
* Tak perlu memaksa anak menyantap hidangan yang disuguhkan. Mungkin saja anak sedang kurang berselera pada makanan tersebut, sehingga ia hanya makan sedikit.
* Berilah kesempatan untuk anak memilih makanan yang ingin disantapnya dan biarkan ia menikmatinya.
* Temani anak saat makan meski ada pengasuh, kadangkala anak lebih berselera makan bila ditemani oleh orang tuanya.
* Ajak anak makan bersama. Biarkan dia melihat Ayah dan Bundanya begitu menikmati makanan, mengunyah hingga menelan makanan tersebut sampai habis.
* Sajikan makanan dengan cara yang menarik untuk menambah selera makannya.
* Beri pujian jika anak sudah mampu menghabiskan atau menyisakan sedikit makannya. Pujian akan membuatnya makin senang makan
Asal tahu kiatnya, Bunda pasti tidak akan mengalami kesulitan berarti saat melakukan perjalanan bersama bayi Bunda meski sedang dalam masa menyusui. Praktis, mudah diberikan, tersedia kapan saja, d...
Apa yang Menjadi Penyebab Mutism? Masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi faktor SM tersebut. Namun para ahli perkembangan anak dan peneliti yang tergabung dalam APA berpendapat bahwa k...
Masa pubertas adalah masa pertumbuhan yang dialami oleh semua anak laki-laki dan perempuan. Masa pubertas bisa terjadi dalam waktu cepat atau lambat. Jadi, penting bagi Mom untuk mengenali c...
Bulan-bulan kebelakang ini pastinya si Kecil merasa bosan berada di rumah saja. Meski kegiatan sekolah telah kembali dimulai, namun ia belum dapat bertemu dan bermain bersama teman-temannya. B...
WhatsApp ×