Tips Agar Tidak Di Ganggu Si Kecil Saat Sedang Telpon

Kamis, 21 Juli 2016 | 15:40 WIB Penulis : Erni Wulandari


Mungkin Bunda pernah mengalami ini. Ketika menerima telepon, anak berusaha mengambil telepon dari Bunda, menutup mulut Bunda agar tidak bisa bicara, atau bahkan rewel minta ini-itu. Jangan langsung memarahinya, Bunda. Ia hanya merasa, ketika Bunda sedang bercakap-cakap dengan seseorang melalui telepon, perhatian Bunda teralih dari dirinya. Itulah sebabnya, ia berusaha menghalangi percakapan Bunda. Baginya, perhatian seharusnya terarah sepenuhnya kepada dirinya. Ia merasa, ialah pusat perhatian, sehingga tidak seharusnya perhatian Bunda tersita oleh hal-hal lain. Ketika melihat Bunda asyik bertelepon ria, ia langsung merasa tidak senang. Agar ia bersedia sedikit bersabar menunggu Bunda selesai bicara, beberapa strategi ini mungkin bisa diterapkan:

  • Berikan ia dengan permainan yang bisa membuat ia asyik selama beberapa menit Bunda menelepon.
  • Berikan telepon mainan agar ia pun ‘sibuk menelepon’ teman-teman, sepupu, kakek nenek, atau bahkan Ayahnya di kantor!
  • Berikan pengukur waktu, dan katakan bahwa Bunda akan selesai menelepon ketika pengukur waktu menunjuk angka tertentu.

Selain cara-cara di atas, kecuali untuk telepon yang benar-benar penting, mau tak mau, sebaiknya Bunda mempersingkat waktu menelepon ketika anak sedang bersama Bunda. Jangankan anak yang masih batita, Bunda sendiri pun mungkin tak akan senang kalau suami berlama-lama menelepon, sementara Bunda ada di dekatnya, begitu juga si kecil.

 

 

Sumber : Parenting

Artikel Lainnya

Wanita mana yang tidak mengenal catok rambut, dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai yang sudah tua sangat familiar dengan alat yang satu ini. Sama dengan belajar bahasa Inggris yang sudah f...

Bermain air selalu menyenangkan bagi sebagian besar anak. Bahkan, beberapa anak selalu berlarian keluar rumah saat hujan tiba. Bermain hujan dan lumpur di depan rumah menjadi salah satu permainan air ...

Membahas topik sensitif dengan anak perlu kesiapan, pendekatan yang tepat, dan komunikasi terbuka agar anak memahami tanpa merasa takut atau bingung. Masa kanak-kanak adalah momen ketika anak ingin...

Jakarta - Baby blues dan depresi postpartum atau depresi setelah melahirkan sekilas seperti mirip, Bunda. Namun rupanya, dua kondisi ini sangat berbeda. Simak penjelasan pakar...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................