Dampak Hukuman Fisik Untuk ANAK

Senin, 21 November 2016 | 16:22 WIB Penulis : Erni Wulandari


Anak yang rewel dan merengek terus bisa membuat Bunda kehilangan kesabaran. Tangan Bunda lantas mencubit kakinya sampai ia menangis. Namun ingat ya Bunda selain bisa menyakiti anak dan bisa menimbulkan trauma. Menghukum fisik juga tidak efektif untuk membuat anak jera. Mungkin ia akan berhenti rewel saat itu, tetapi hanya karena takut mendengar bentakan Bunda, melihat mata Bunda yang melotot dan merasakan sakitnya cubitan Bunda di tubuhnya.
Bukan hanya itu tindakan Bunda bisa membuat anak menerima pesan bahwa  ia boleh melakukan tindakan yang sama saat Bunda marah. jadi jangan heran bila bukannya mereda tangisnya ia justru bisa nekat balas mencubit atau memukul Bunda.

Agar emosi Bunda tidak terpancing, cobalah merespon kebutuhannya lebih cepat sebelum ia benar-benar rewel. Bunda coba cari tahu apa dia lelah, lapar atau tidak enak badan atau bahkan sebab lain. Kalau ternyata sudah terlanjur rewel dan Bunda ingin marah, menjauhlan sejenak namun pastikan si kecil berada dalam keadaan aman dan ada orang lain yang menjaganya, setelah itu tarik nafas beberapa kali dan temui ia lagi setelah kemarahan Bunda mereda.
Terkadang anak rewel hanya karena ingin mencari perhatian. Di usia ini ia belum bisa mengekspresikan keinginannya secara jelas. Oleh karena itu tinggalkan sejenak kesibukan yang sedang Bunda lakukan dan fokuslah pada dirinya. Bila Bunda bisa bersikap tenang dan sabar Bunda akan lebih bisa membaca keinginannya.

Artikel Lainnya

Pada usia 4 tahun, hari-hari si Kecil penuh dengan warna-warni, energi, dan keseruan kehidupan sosial. Namun, si Kecil akan menyatakan ketidaksukaannya terhadap sesuatu dengan jelas. Ketahui selengkap...

Kehilangan orang yang sangat disayangi bukan hal yang mudah. Anak-anak yang belum paham dengan arti kematian mungkin akan merasakan hal yang sama. Bagaimana menjelaskan kematian ke anak yang masih kec...

Kesibukan anak tentu bertambah setelah ia masuk sekolah. Anak harus fokus belajar di sekolah, lalu mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler, les tambahan, dan mengerjakan PR. Belum lagi, ia membutu...

Pendidikan tentang seks tak hanya diperlukan setelah anak memasuki usia akil balik (masa praremaja, lho. Clara Kriswanto, psikolog Jagadnita Consulting, dalam bukunya Seks, Es Krim dan Kopi Susu, meng...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................